Penemu Kereta Api Pertama di Dunia, Jadi Insinyur Sejak Usia 19 Tahun

Kristina - detikEdu
Senin, 29 Nov 2021 11:42 WIB
Richard Trevithick, penemu kereta api pertama di dunia.
Penemu kereta api pertama di dunia. Foto: Courtesy of the Science Museum, London, the Woodcroft Bequest
Jakarta - Kereta api telah mengalami sejarah perkembangan yang panjang. Kereta uap menjadi kereta api pertama di dunia yang ditemukan pada awal tahun 1800-an.

Sebelum ditemukannya lokomotif uap, kereta gerobak yang digerakkan oleh manusia atau ditarik oleh kuda menjadi sejarah awal penemuan kereta api. Contoh awal gerbong kereta ini diketahui sudah ada sejak milenium ke-2 dan ke-1 SM.

Jalur gerobak ini ditemukan di dekat situs bersejarah Asyur, Babilonia, dan Persia. Selama periode tersebut, jalur kereta gerobak ini digunakan untuk menghubungkan pos perdagangan atau membawa batu tambang ke lokasi konstruksi. Kereta ini tidak digunakan sebagai alat transportasi umum.

Jalur kereta zaman baheula ini sangat populer di kerajaan Yunani. Setelah jatuhnya kekaisaran Yunani, jalur kereta sebagian besar menjadi ketinggalan zaman. Lalu, pada abad ke-16, dilakukan pengembangan untuk meningkatkan jaringan transportasi. Namun, kereta masih mengandalkan tenaga manusia atau kuda.

Penemu Kereta Api

Dilansir dari centraltrains.co.uk, pada tahun 1698, Thomas Savery menemukan mesin bertenaga uap. Namun, mesin tersebut tidak dimaksudkan untuk menyalakan kendaraan kereta api. Melainkan untuk mengambil air.

Pada perkembangan selanjutnya, James Watt dengan bantuan asistennya William Murdoch, menemukan mesin uap self-propelled. Mereka mampu membuat model kerja, tetapi tidak menghasilkan lokomotif skala penuh yang mampu menarik gerobak.

Kereta api ditemukan oleh Richard Trevithick pada tahun 1803. Ia merupakan seorang insinyur berkebangsaan Inggris. Trevithick berhasil memanfaatkan uap bertekanan tinggi dan membangun lokomotif kereta api uap pertama di dunia.

Lokomotif ini menyelesaikan perjalanan kereta api bertenaga uap pertama pada 21 Februari 1804, dengan menarik 5 gerbong, 10 ton besi dan 70 penumpang. Sayangnya, masih banyak kekurangan utama dalam desain Trevithick. Bahkan, sebagian besar karya Trevithick tidak dikenali pada saat itu.

Sosok Richard Trevithick Sang Penemu Kereta Api

Richard Trevithick lahir pada tanggal 13 April 1771 di Illogan, Cornwall, Inggris dan meninggal dunia pada 22 April 1833 di Dartford, Kent, Inggris tenggara, dilansir dari Ensiklopedia Britannica.

Trevithick menghabiskan masa mudanya di Illogan di distrik penambangan timah Cornwall dan bersekolah di sekolah desa. Kepala sekolah menyebutnya sebagai siswa yang tidak patuh, lambat, dan keras kepala.

Trevithick bahkan hampir tidak bisa membaca. Namun, di awal kehidupannya, ia menunjukkan bakat luar biasa di bidang teknik. Karena kemampuan intuitifnya untuk memecahkan masalah yang membingungkan para insinyur berpendidikan, ia memperoleh pekerjaan pertamanya sebagai insinyur di beberapa tambang bijih Cornish pada tahun 1790 pada usia 19 tahun.

Trevithick membangun kereta uap pertamanya, yang ia kendarai di atas bukit di Camborne, Cornwall, pada malam Natal tahun 1801. Bulan Maret berikutnya, dengan sepupunya Andrew Vivian, ia mengeluarkan paten bersejarahnya untuk mesin bertekanan tinggi untuk penggunaan stasioner dan lokomotif.

Pada tahun 1803 ia membangun gerbong kedua, yang ia kendarai melalui jalan-jalan London, dan membangun lokomotif kereta api uap pertama di dunia di Penydaren Ironworks Samuel Homfray di South Wales.

Simak Video "Kecelakaan Maut! Kereta Tabrak Mobil di Probolinggo, 4 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia