Hewan Langka Ini Tersisa 10 Ekor di Dunia, Apa Penyebabnya?

Trisna Wulandari - detikEdu
Sabtu, 27 Nov 2021 20:15 WIB
Vaquita (Phocoeana sinus), hewan langka spesies lumba-lumba yang terancam punah.
Vaquita (Phocoeana sinus), hewan langka spesies lumba-lumba yang terancam punah. (Foto: Wikimedia Commons/Alfokrads)
Jakarta - Berbagai hewan endemik di penjuru dunia mengalami ancaman kepunahan. Di Indonesia, hewan langka yang terancam punah di antaranya orang utan, badak, hingga harimau. Deretan hewan endemik Indonesia ini masing-masing tersisa ratusan dan ribuan ekor saja di dunia.

Sementara itu, di Meksiko ada vaquita (Phoconea sinus), hewan endemik Teluk California juga terancam punah. World Wild Fund (WWF) mencatat, spesies lumba-lumba langka ini tersisa 10 ekor di dunia.

Vaquita, Hewan Langka yang Tersisa 10 di Dunia

Vaquita dijuluki "smiling panda" karena memiliki lingkaran hitam di sekitar mata dan garis tipis dari mulut ke arah insang. Hewan ini kerap ditemukan di perairan dangkal Teluk California, meskipun cepat berenang menjauh jika ada kapal mendekat.

Lumba-lumba endemik Meksiko kini terancam punah setelah baiji (Lipotes vexillifer) diyakini sudah punah pada tahun 2006. Sebagai informasi, baiji merupakan lumba-lumba air tawar yang hanya dapat ditemui di sungai Yangtze, Tiongkok. Sementara itu, vaquita kini hanya tersisa di Teluk California di Meksiko.

Vaquita pertama kali ditemukan pada tahun 1958. Sejak itu, vaquita kerap tertangkap karena jaring insang yang digunakan oleh penangkap ilegal di Teluk California. Dalam setengah abad, hewan ini tersisa 10 ekor saja.

Penelitian Jorge Urban Ramirez, ahli biologi dari Autonomous University of South California mendapati ancaman kepunahan vaquita disebabkan oleh penangkapan ilegal yang merusak biodiversitas laut.

Pada Juli 2016, Presiden Amerika Serikat, Barack Obama dan Presiden Enrique Peña Nieto dari Meksiko mengumumkan langkah-langkah kerja sama bilateral untuk melindungi vaquita.

Salah satu aksi dari kerja sama itu yakni pemerintahan Meksiko mengeluarkan larangan penggunaan jaring insang di Teluk California untuk mengurangi penangkapan ikan ilegal. Namun, dikutip dari Marca, kebijakan tersebut masih kerap dilanggar.

"Mereka mendekati kepunahan karena kegiatan manusia, meskipun ini bisa dihindari," kata Ramirez.

Dikutip dari WWF, vaquita akan punah jika penangkapan ilegal tidak kunjung ditindak. Sebab, 1 dari 5 vaquita terjerat dan tenggelam dengan jaring insang yang semula dimaksudkan untuk menangkap totoaba, ikan endemik laut di Teluk California yang juga terancam punah.



Simak Video "Viral Penampakan 7 Lumba-lumba Terkulai di Atas Dek Kapal Nelayan Pacitan"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia