5 Sifat Energi Alternatif yang Bisa Gantikan Bahan Bakar Fosil

Kristina - detikEdu
Selasa, 23 Nov 2021 08:00 WIB
Indonesia memiliki iradiasi energi matahari rata-rata 4,80 kWh per m2 per hari. Sehingga menjadi pilihan yang baik sebagai alternatif sumber energi.
Panel surya, salah satu contoh energi alternatif dari panas matahari. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Energi alternatif adalah sumber energi yang dapat menggantikan energi konvensional, seperti listrik hingga batu bara. Jenis energi ini berasal dari proses alam yang berkelanjutan.

Energi merupakan kebutuhan vital bagi kehidupan manusia. Dalam ilmu pengetahuan alam, energi merupakan besaran yang kekal. Ia tidak dapat diciptakan dan tidak pula dimusnahkan. Tetapi, energi dapat berubah dari bentuk energi satu ke bentuk yang lainnya.

Saat ini, kehidupan manusia masih banyak bergantung pada energi konvensional, seperti bahan bakar fosil. Bahan bakar fosil sendiri merupakan sumber daya alam seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam yang akan habis apabila terus digunakan.

Sementara itu, ada satu jenis energi yang dapat digunakan secara berulang-ulang dan dapat menggantikan energi bahan bakar fosil yakni energi alternatif. Energi ini berasal dari proses alam dan dapat dikembangkan ke berbagai jenis bahan bakar pengganti minyak bumi dan semacamnya.

Contoh Energi Alternatif

Berikut beberapa contoh energi alternatif dan pemanfaatannya bagi kehidupan manusia:

1. Matahari

Matahari merupakan energi terbesar yang mampu menghasilkan panas dan bermanfaat bagi kehidupan manusia. Beberapa contoh pemanfaatan energi matahari adalah pengembangan sel matahari atau solar sel untuk menampung energi matahari. Nantinya, energi matahari ini diubah menjadi energi listrik.

2. Angin

Sama halnya matahari, angin termasuk sumber energi alternatif yang dapat menggantikan listrik. Contoh pemanfaatan energi angin adalah sebagai alat penggerak generator untuk menghasilkan tenaga listrik.

3. Air

Air juga dapat menghasilkan energi yang potensial. Energi yang dihasilkan dari air dapat digunakan untuk menggerakkan turbin. Di mana, turbin berfungsi untuk menggerakkan generator yang dapat menghasilkan arus listrik.

4. Gelombang Air Laut

Gelombang air laut dapat menghasilkan banyak energi. Saat terpecah, air laut ini dapat diubah menjadi energi listrik. Biasanya air laut ini digunakan untuk menggerakkan turbin, seperti halnya air dalam bendungan.

5. Bahan Bakar Bio

Bahan bakar bio merupakan bahan bakar yang berasal dari flora dan fauna. Contohnya adalah pengolahan biji jarak dan biogas yang dihasilkan oleh kotoran hewan.

6. Panas Bumi atau Geothermal

Energi panas bumi atau geothermal adalah energi yang dihasilkan oleh magma dalam perut bumi. Panas bumi dapat memanaskan air yang ada di sekitarnya dan menghasilkan sumber uap panas. Uap ini dapat digunakan untuk menggerakkan turbin dan menghasilkan energi listrik.

7. Nuklir

Nuklir termasuk salah satu energi alternatif yang dapat menghasilkan energi panas. Energi panas dari reaktor nuklir ini disalurkan lewat turbin untuk kemudian menghasilkan energi listrik.

Sifat Energi Alternatif

Sifat energi alternatif adalah tidak akan habis meskipun digunakan secara terus menerus. Berikut sifat energi alternatif lainnya seperti dikutip dari buku Bioarang Organik Energi Alternatif oleh Indra Koto, dkk:

1. Tidak akan habis walaupun digunakan berulang kali.

2. Bebas polusi.

3. Memiliki cadangan yang berlimpah.

4. Pemanfaatan energi alternatif tidak berdampak buruk bagi kondisi lingkungan alias ramah lingkungan.

5. Tidak merusak alam untuk mendapatkan energi alternatif.

Simak Video "Warga Bandung Sulap Lahan 1 Hektare Jadi Wisata Bunga Matahari"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia