Sering Lupa Tiba-Tiba? Ini 6 Cara Melatih dan Meningkatkan Daya Ingat

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 22 Nov 2021 09:00 WIB
Young African American woman sitting on exercise mat outside on her patio and meditating in the lotus pose during a yoga session
Foto: Getty Images/Goodboy Picture Company
Jakarta - Sering merasa kesulitan ketika mengingat sesuatu hal? Ternyata hal itu bisa dilatih agar kemampuan otak bisa memiliki daya ingat lebih baik.


Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan orang jadi mudah lupa. Misalnya faktor keturunan, masalah kesehatan, ataupun gaya hidup.


Untuk itu, diperlukan cara untuk melatih dan meningkatkan daya ingat agar tidak mudah lupa. Berikut caranya merangkum dari laman Healthline.


6 Cara Melatih dan Meningkatkan Daya Ingat:


Latih Otak dengan Permainan


Melatih keterampilan kognitif dengan bermain permainan yang mengasah otak adalah cara yang menyenangkan dan efektif untuk meningkatkan daya ingat.


Teka-teki silang, permainan mengingat kata, Tetris, dan bahkan aplikasi online yang didedikasikan untuk pelatihan memori adalah cara terbaik untuk memperkuat memori.


Sebuah penelitian yang melibatkan 42 orang dewasa dengan gangguan kognitif ringan menemukan bahwa bermain game di aplikasi pelatihan otak selama delapan jam selama periode empat minggu meningkatkan kinerja dalam tes memori.


Ciptakan kebiasaan yang rutin


Mengatur kebiasaan yang akan dilakukan sehari-hari bisa meningkatkan kemampuan mengingat. Misal ketika kita terbiasa membaca buku maka banyak dari tulisan di buku yang bisa diingat tanpa harus sengaja mengingatnya.


Kebiasaan lain seperti menciptakan jadwal kegiatan sehari-hari atau hobi juga bisa membantu meningkatkan daya ingat.


Berolahraga


Olahraga penting untuk kesehatan fisik dan mental secara keseluruhan. Penelitian mengatakan bahwa berolahraga bermanfaat bagi otak dan dapat membantu meningkatkan daya ingat pada untuk segala usia, dari anak-anak hingga orang dewasa yang lebih tua.


Misalnya, sebuah penelitian terhadap 144 orang berusia 19 hingga 93 tahun menunjukkan bahwa satu kali olahraga ringan selama 15 menit dengan sepeda stasioner menyebabkan peningkatan kinerja kognitif, termasuk memori.


Tidur Cukup


Tidur memainkan peran penting dalam sebuah proses di mana ingatan jangka pendek diperkuat dan diubah menjadi ingatan jangka panjang.


Penelitian menunjukkan bahwa jika seseorang kurang tidur, maka bisa berdampak negatif pada memori atau daya ingat.


Misalnya, satu penelitian yang mengamati efek tidur pada 40 anak antara usia 10 dan 14 tahun. Satu kelompok anak-anak dilatih untuk tes memori di malam hari, kemudian diuji keesokan paginya setelah tidur malam.


Sedangkan kelompok lain dilatih dan diuji pada hari yang sama, tanpa jeda antara pelatihan dan pengujian.


Hasilnya, kelompok yang tidur antara pelatihan dan pengujian melakukan 20% lebih baik pada tes memori.


Luangkan Waktu untuk Meditasi


Latihan meditasi dapat mempengaruhi kesehatan secara positif dalam banyak hal seperti mengurangi stres, menurunkan tekanan darah dan bahkan meningkatkan memori.


Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa Taiwan yang terlibat dalam praktik meditasi seperti mindfulness memiliki memori kerja spasial yang jauh lebih baik daripada mahasiswa yang tidak berlatih meditasi.


Mengurangi Gula


Makan terlalu banyak gula tambahan dalam jangka panjang bisa menyebabkan masalah kesehatan dan penyakit kronis, termasuk penurunan kognitif.


Penelitian telah menunjukkan bahwa diet yang penuh gula dapat menyebabkan memori yang buruk dan mengurangi volume otak, terutama di area otak yang menyimpan memori jangka pendek.


Oleh karena itu, mengurangi gula tidak hanya membantu ingatan tetapi juga meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.


Nah, itulah 6 cara melatih dan meningkatkan daya ingat agar tidak mudah lupa. Yuk lakukan mulai sekarang detikers!

Simak Video "Asa 'Neuralink' Elon Musk Tanamkan Chip ke Otak Manusia Makin Dekat"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia