3 Mukjizat Nabi Sulaiman AS, Tundukkan Jin hingga Taklukan Angin

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Kamis, 04 Nov 2021 14:00 WIB
Silhouette muslim dua to Allah over mosque sunset background
Foto: Getty Images/iStockphoto/Boonyachoat/3 Mukjizat Nabi Sulaiman AS, Dari Tundukkan Jin hingga Taklukan Angin
Jakarta - Nabi Sulaiman AS merupakan salah satu nabi yang dikaruniai beberapa mukjizat dari Allah SWT. Mukjizat sendiri adalah suatu kejadian luar biasa yang sekaligus menjadi bukti keabsahan risalah yang mereka sampaikan kepada umat seperti yang dilansir dari CNN Indonesia.

Sebagai putra dari Nabi Daud AS, beliau juga mewarisi kekuasaan sekaligus kenabian dari sang ayah. Bahkan, Nabi Sulaiman AS dipandang sebagai nabi terbesar setelah Nabi Musa AS dan Nabi Daud. Meskipun begitu, Nabi Sulaiman juga memiliki beberapa keutamaan dan mukjizat yang tidak dimiliki oleh Nabi Daud.

Untuk itu, detikEdu berhasil merangkum 3 mukjizat Nabi Sulaiman yang menjadi kelebihan bagi dirinya. Apa saja?

3 Mukjizat Nabi Sulaiman AS

1. Berbicara dengan hewan

Salah satu mukjizat Nabi Sulaiman AS yang paling terkenal adalah berbicara dengan berbagai bahasa hewan. Bahkan membuat para hewan tersebut patuh pada perintahnya. Bukti kebenaran mukjizat ini pun telah dijelaskan dalam firman-firmanNya melalui Al Quran.

Mengutip Doa-doa Mustajab Orang Tua untuk Anaknya karya Aulia Fadli, Nabi Sulaiman memahami bahasa semut yang sedang berdoa meminta hujan kepada Allah. Kemampuan beliau dalam memahami bahasa semut tersebut dijelaskan dalam Surat An Naml ayat 18-19,

حَتَّىٰ إِذَا أَتَوْا عَلَىٰ وَادِ النَّمْلِ قَالَتْ نَمْلَةٌ يَا أَيُّهَا النَّمْلُ ادْخُلُوا مَسَاكِنَكُمْ لَا يَحْطِمَنَّكُمْ سُلَيْمَانُ وَجُنُودُهُ وَهُمْ لَا يَشْعُرُونَ
فَتَبَسَّمَ ضَاحِكًا مِّنْ قَوْلِهَا

Artinya: "Hingga ketika mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut, "Wahai semut-semut! Masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.

Maka dia (Sulaiman) tersenyum lalu tertawa karena (mendengar) perkataan semut itu..."

Selain itu, Nabi Sulaiman juga dapat berkomunikasi dengan burung. Kala itu saat ayahnya meninggal dunia, Nabi Sulaiman pernah memanggil burung-burung untuk melindungi orang-orang yang mengantarkan jenazah Nabi Daud dari sengatan matahari.

Mukjizat ini tercatat dalam Quran Surat An Naml ayat 16 yang berbunyi,

وَوَرِثَ سُلَيْمَانُ دَاوُودَ ۖ وَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عُلِّمْنَا مَنْطِقَ الطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِنْ كُلِّ شَيْءٍ ۖ إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ الْفَضْلُ الْمُبِينُ

Artinya: "Dan Sulaiman telah mewarisi Dawud, dan dia (Sulaiman) berkata, "Wahai manusia! Kami telah diajari bahasa burung dan kami diberi segala sesuatu. Sungguh, (semua) ini benar-benar karunia yang nyata."

2. Menghimpun bala tentara dari semua makhluk

Nabi Sulaiman AS lainnya adalah mengumpulkan seluruh pasukannya untuk berkumpul di aula kerajaan. Beliau memanggil tentara dari berbagai kalangan makhluk, mulai dari manusia, jin, hingga hewan (burung hud-hud).

Hal ini dijelaskan dalam Surat An-Naml ayat 17. Berikut bacaan dan terjemahannya,

وَحُشِرَ لِسُلَيْمَٰنَ جُنُودُهُۥ مِنَ ٱلْجِنِّ وَٱلْإِنسِ وَٱلطَّيْرِ فَهُمْ يُوزَعُونَ

Artinya: "Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan)."

Kemudian, Nabi Sulaiman juga berhasil menundukkan jin untuk bekerja di bawah perintahnya. Dikutip dari buku Berburu Warisan Nabi Yusuf dan Nabi Sulaiman karya Muhammad Gufron Hidayat, mereka bahkan bekerja membantu Nabi Sulaiman dalam membangun gedung.

Selain itu, mereka berhasil membuat bejana besar untuk makanan para tentara dan pekerja, hingga membuat tempat minum yang besarnya seperti kolam. Mukjizat Nabi Sulaiman ini diceritakan dalam Surat Saba' ayat 13,

يَعْمَلُونَ لَهُ مَا يَشَاءُ مِنْ مَحَارِيبَ وَتَمَاثِيلَ وَجِفَانٍ كَالْجَوَابِ وَقُدُورٍ رَاسِيَاتٍ ۚ اعْمَلُوا آلَ دَاوُودَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِنْ عِبَادِيَ الشَّكُورُ

Artinya: "Mereka (para jin itu) bekerja untuk Sulaiman sesuai dengan apa yang dikehendakinya di antaranya (membuat) gedung-gedung yang tinggi, patung-patung, piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk-periuk yang tetap (berada di atas tungku). Bekerjalah wahai keluarga Dawud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang bersyukur."

3. Menaklukan angin

Mukjizat Nabi Sulaiman yang terakhir adalah menaklukan angin. Artinya, angin dapat berhembus ke arah mana saja sesuai dengan kehendak dari Nabi Sulaiman. Dikisahkan dari buku Kisah Para Nabi: Sejarah Lengkap Kehidupan Para Nabi sejak Nabi Adam Alaihissalam hingga Nabi Isa Alaihissalam karya Ibnu Katsir, Nabi Sulaiman memiliki permadani yang mampu menampung kebutuhan yang diperlukannya.

Permadani tersebut kemudian diangkat oleh angin sesuai dengan arah dan kecepatan yang diperintahkan oleh Nabi Sulaiman. Kisah ini dapat disimak dalam Surat Shad ayat 36,

فَسَخَّرْنَا لَهُ الرِّيحَ تَجْرِي بِأَمْرِهِ رُخَاءً حَيْثُ أَصَابَ

Artinya: "Kemudian Kami tundukkan kepadanya angin yang berhembus dengan baik menurut perintahnya ke mana saja yang dikehendakinya."

Melalui 3 mukjizat Nabi Sulaiman AS tersebut, Allah SWT membantu beliau berdakwah dengan memberikan mukjizat. Sehingga, orang-orang semakin yakin dan mau mengikuti ajaran nabi dan rasul dari Allah SWT. Selamat membaca, detikers.

Simak Video "Melihat Madrasah di Afghanistan di Bawah Kepemimpinan Taliban"
[Gambas:Video 20detik]
(rah/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia