Studi: Banyak Konsumsi Buah dan Sayur Bikin Kesehatan Mental Lebih Baik

Kristina - detikEdu
Jumat, 22 Okt 2021 18:30 WIB
wanita makan buah dan sayur
Foto: Thinkstock/Studi: Banyak Konsumsi Buah dan Sayur Bikin Kesehatan Mental Lebih Baik
Jakarta - Sebuah studi dari University of East Anglia (UEA) menunjukkan bahwa anak yang mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran memiliki kesehatan mental yang lebih baik. Hal ini dibuktikan dengan hasil tes kesehatan mental yang dilakukan kepada hampir 9.000 anak sekolah dasar dan menengah.

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara asupan buah dan sayuran, pilihan sarapan dan makan siang, dan kesejahteraan mental pada anak-anak sekolah di Inggris. Studi ini dipimpin oleh UEA Health and Social Care Partners bekerja sama dengan Norfolk County Council.

Peneliti utama Prof Ailsa Welch, dari Norwich Medical School UEA, mengatakan masalah kesejahteraan mental yang buruk memiliki dampak negatif jangka panjang bagi kaum muda. Terlebih di zaman sekarang, tekanan mental bisa datang dari mana saja, termasuk sosial media.

"Kami tahu bahwa kesejahteraan mental yang buruk adalah masalah utama bagi kaum muda dan kemungkinan memiliki konsekuensi negatif jangka panjang. Tekanan media sosial dan budaya sekolah modern telah disebut-sebut sebagai alasan potensial untuk meningkatnya prevalensi kesejahteraan mental yang rendah pada anak-anak dan remaja," kata Ailsa, seperti melansir laman UEA, Jumat (22/10/2021).

Menurutnya, hubungan antara nutrisi dan kesehatan fisik sudah dipahami dengan baik. Sementara itu, sampai sekarang belum banyak yang diketahui tentang apakah nutrisi berperan dalam kesejahteraan emosional anak-anak.

Tim peneliti pun mempelajari data dari hampir 9.000 anak di 50 sekolah di seluruh Norfolk, yakni 7.570 sekolah menengah dan 1.253 anak sekolah dasar. Data diambil dari anak-anak Norfolk dan Survei Kesehatan dan Kesejahteraan Remaja selama Oktober 2017.

Anak-anak yang terlibat dalam penelitian ini melaporkan sendiri pilihan makanan mereka dan mengambil bagian dalam tes kesehatan mental yang sesuai dengan usia yang mencakup keceriaan, relaksasi, dan memiliki hubungan interpersonal yang baik.

Selain itu, peneliti juga melihat hubungan antara faktor gizi dan kesejahteraan mental dan memperhitungkan faktor-faktor lain yang mungkin berdampak, seperti pengalaman masa kecil yang merugikan dan situasi rumah.

Hasil penelitian menunjukkan, sekitar seperempat dari anak-anak sekolah menengah dan 28 persen dari anak-anak sekolah dasar makan buah dan sayuran lima hari yang direkomendasikan. Sisanya, hanya di bawah satu dari sepuluh anak tidak makan buah atau sayuran.

"Lebih dari satu dari lima anak sekolah menengah dan satu dari 10 anak sekolah dasar tidak sarapan. Dan lebih dari satu dari 10 anak sekolah menengah tidak makan siang," papar Ailsa.

Richard Hayhoe, salah seorang anggota tim peneliti mengatakan, studi ini berhasil mengungkap bahwa makanan yang bergizi yang dikemas dengan buah dan sayuran memiliki hubungan kuat dengan kesehatan mental yang baik. Anak-anak yang sarapan tradisional memiliki kesejahteraan yang lebih baik daripada mereka yang hanya makan camilan atau minuman.

"Kami juga menemukan bahwa jenis sarapan dan makan siang yang dimakan oleh siswa sekolah dasar dan menengah juga secara signifikan terkait dengan kesejahteraan," ucap Richard.

"Menurut data kami, di kelas yang terdiri dari 30 siswa sekolah menengah, sekitar 21 orang akan mengkonsumsi sarapan tipe konvensional, dan setidaknya ada empat orang tidak akan makan atau minum sebelum memulai kelas di pagi hari," lanjutnya.

Temuan menarik lainnya menunjukkan bahwa nutrisi memiliki dampak yang sama atau lebih pada kesejahteraan mental, jika dilihat dari faktor lain seperti menyaksikan pertengkaran atau kekerasan di rumah.

Kesimpulannya, anak-anak yang mengonsumsi lima porsi atau lebih buah dan sayuran sehari memperoleh skor tertinggi pada tes kesehatan mental. Penelitian ini mampu menjawab peran nutrisi terhadap kesejahteraan emosional anak.

Simak Video "Target Kesehatan Mental di Indonesia: ODGJ Berat Dapatkan Pelayanan "
[Gambas:Video 20detik]
(kri/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia