4 Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria, Siswa Sudah Tahu?

Trisna Wulandari - detikEdu
Selasa, 19 Okt 2021 07:26 WIB
Sekolah
Ilustrasi 4 Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria, Siswa Sudah Tahu? (Foto: shutterstock)
Jakarta - Archaebacteria dan Eubacteria adalah makhluk hidup yang menjadi kelompok besar dalam Kingdom Monera. Apa perbedaan archaebacteria dan eubacteria?

Archaebacteria dikenal juga sebagai bakteri purba (archae). Sementara itu, Eubacteria dikenal sebagai bakteri pada umumnya, seperti dikutip dari buku Biologi untuk Kelas X SMA/MA oleh Fictor Ferdinand P dan Moekti Ariebowo.

Archaebacteria terdiri atas Metanogen, Halofil ekstrem, dan Termofil ekstrem. Ketiga kelompok Archaebacteria ini hidup di lingkungan yang ekstrem. Sementara itu, Eubacteria merupakan mikroorganisme dengan ciri-ciri uniseluler mikroskopis.

Pada umumya, Eubacteria tidak berklorofil dan termasuk sel prokariotik. Berdasarkan bentuknya, Eubacteria terdiri dari tiga kelompok, yaitu bulat (coccus), batang (bacillus), dan spiral (spirillium).

Cyanobacteria sebelumnya dikenal dengan nama ganggang hijau biru. Cyanobacteria semula dimasukkan ke dalam kelompok alga eukariuotik. Kemudian, diketahui bahwa alga ini masuk prokariotik, sehingga disebut Cyanobacteria dan masuk kelompok Eubacteria.

4 Perbedaan Archaebacteria dan Eubacteria

Komposisi RNA

Ribosom berfungsi dalam sintesis protein. Ribosom tersusun atas protein. Jika dilihat dengan mikroskop, ribosom tampak seperti struktur kecil yang melingkar.

Archaebacteria memiliki asam nukleat berupa RNA. Arcaebacteria terdiri dari beberapa jenis RNA polimerase, sementara Eubacteria hanya terdiri atas satu jenis RNA polimerase saja, seperti dikutip dari Biologi Interaktif Kelas X IPA oleh

Peptidoglikan pada dinding sel

Eubacteria memiliki dinding sel yang tersusun oleh peptidoglikan. Sementara itu, Archaebacteria tidak tersusun atas peptidoglikan, sehingga disebut juga pseuupeptidoglikan.

Tempat tinggal

Archaeobacteria hidup di tempat ekstrem seperti sumber air panas, daerah berkadar garam tinggi, dan daerah berkadar asam tinggi. Sementara itu, Eubacteria hidup umum dan banyak terdapat di alam.

Hidrokabron di Lipid Membran

Hidrokarbon di lipid membran pada Eubacteria tidak bercabang dan lipid memiliki ikatan ester. Sementara itu, hidrokarbon di lipid membran pada Archaebacteria sebagian bercabang serta lipid memiliki ikatan eter.

Nah, sudah tahu ya detikers apa perbedaan archaebacteria dan eubacteria? Selamat belajar!

Simak Video "Mengandung Bakteri Listeria, Kementan Musnahkan Jamur Enoki"
[Gambas:Video 20detik]
(twu/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia