Rumah Baca Nawala, Asyiknya Membaca di Halaman Balaikota Solo yang Teduh

Ari Purnomo - detikEdu
Minggu, 10 Okt 2021 19:34 WIB
Rumah Baca Nawala, Asyiknya Membaca di Bawah Rindangnya Pohon di Halaman Balaikota Solo
Foto: Ari Purnomo
Solo -

Membaca buku di bawah rindangnya pepohonan menjadi hal yang sangat menyenangkan. Menambah ilmu pengetahuan dengan kesejukan alam tentunya mengasyikkan.


Apalagi jika buku-buku yang akan dibaca tersaji dengan gratis dan mudah mengaksesnya. Ya, bagi masyarakat Solo dan sekitarnya sekarang bisa membaca buku gratis sembari berekreasi murah meriah di halaman Balai Kota Solo.


Tepat di pusat pemerintahan Kota Solo itu ada enam buah tempat buku atau perpustakaan berkonsep outdoor. Lemari buku yang sudah didesain untuk luar ruangan itu tertata rapi depan sisi utara Balaikota.


Lemari buku dengan ukuran tinggi sekitar 160 sentimeter, panjang 50 sentimeter dan lebar 45 sentimeter itu berjajar rapi di depan Balai Kota. Ada sekitar 1.000 buku yang ditata rapi dan terbagi di setiap rak yang berpintu kaca dan berkelir oranye itu.


Di pintu kaca itu juga tertulis njupuk sakcukupe, menehi sak ikhlase yang berarti ambil secukipnya, memberi seikhlasnya. Yap, slogan itu yang digunakan oleh inisiator perpustakaan outdoor atau rumah baca yang bernama Nawala itu.


Adalah pengurus OSIS Regina Pacis Ursulin dan Rotary Club Solo Kartini yeng menjadi inisiator di balik perpustakaan tersebut.


Salah satu pengurus OSIS SMA Regina Pacis BRAy Gayatri Kusumawardani menyampaikan, bahwa rumah baca Nawala ini konsepnya perpustakaan gratis.


"Jadi masyarakat bisa meminjam buku dan mengembalikannya, dan bisa juga menyumbang buku," ujarnya, Sabtu (9/10/2021).


Mengenai pemberian nama Nawala sendiri, Gayatri menjelaskan, bahwa nama tersebut diambil dari bahasa Jawa kuno yang berarti surat atau buku.


"Dalam hal ini kita ingin mengikutsertakan unsur-unsur budaya," katanya.

Rumah Baca Nawala, Asyiknya Membaca di Bawah Rindangnya Pohon di Halaman Balaikota SoloRumah Baca Nawala, Asyiknya Membaca di Bawah Rindangnya Pohon di Halaman Balaikota Solo Foto: Ari Purnomo


Dia menargetkan, dengan adanya rumah baca outdoor ini maka setiap lapisan masyarakat bisa mengakses rumah baca tersebut.


"Target kita semua kalangan usia bisa benar-benar mengakses omah baca Nawala bisa bermanfaat," ucapnya.


Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi ide eumah baca Nawala tersebut. Dengan adanya rumah baca ini, Gibran berharap bisa meningkatkan literasi masyarakat Solo.


"Kami menyambut baik ide Ursulin dan Rotary kita ketahui bahwa tingkat literasi rendah. Diharapkan ini bisa mentriger anak-anak agar lebih gemar membaca, gratis, bisa ambil dan sumbangkan buku," tuturnya.


Putra sulung Presiden Joko Widodo itu juga berencana akan menambah lokasi penempatan perpustakaan outdoor itu.

Rumah Baca Nawala, Asyiknya Membaca di Bawah Rindangnya Pohon di Halaman Balaikota SoloRumah Baca Nawala, Asyiknya Membaca di Bawah Rindangnya Pohon di Halaman Balaikota Solo Foto: Ari Purnomo


"Nanti kita tambahkan lagi tempat outdoor, di Ngarsapura atau di Manahan, tempat yang cocok sekali untuk membaca," ungkapnya.


Gibran berpesan agar masyarakat ikut menjaga keberadaan perpustakaan tersebut. Jangan sampai, keberadaan rumah baca itu nantinya menjadi terbengkalai.


"Mohon dijaga tempat penyimpanan jangan sampai terbengkalai," katanya.


Sementara itu, salah seorang warga Solo, Apriyanti (30) mengatakan, bahwa keberadaan perpustakaan outdoor itu cukup bagus. Apalagi, banyak bacaan untuk anak-anak yang sesuai dengan usianya.


"Saya rasa ini ide yang cukup bagus, selain bisa berekreasi murah di Balaikota juga bisa membaca di bawah rindangnya pohon di sini," katanya.



Simak Video "Aksi Para Prajurit yang Curi Perhatian di Lokasi Wisata Solo"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia