Kualifikasi Piala Dunia 1938, Momen Bersejarah Timnas Indonesia di Prancis

Fahri Zulfikar - detikEdu
Kamis, 07 Okt 2021 19:30 WIB
French president Albert Lebrun (C, dark suit), standing next to the French president of the FIFA, Jules Rimet (white hair), shakes hand with Italian national soccer team captain Giuseppe Meazza, 19 June 1938 in Colombes, in the suburbs of Paris, before the start of the World Cup final between Italy and Hungary,. (2nd right is Hungarian captain Gyorgy Sarosi)  AFP PHOTO / AFP PHOTO / STAFF
Foto: AFP PHOTO / STAFF
Jakarta - Kualifikasi Piala Dunia merupakan suatu pertandingan yang menentukan bagi tim nasional negara untuk lolos ke fase selanjutnya. Dalam gelaran ajang sepak bola terbesar, tim yang lolos kualifikasi akan masuk ke fase grup.

Seperti halnya saat ini, kualifikasi Piala Dunia 2022 kembali digelar setelah pertandingan klub liga di setiap negara diberi jeda. Jadwal terpanas kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa yakni Jerman versus Romania pada 9 Oktober 2021 pukul 01.45 WIB.

Sedangkan di zona CONMEBOL (benua Amerika) ada kualifikasi Piala Dunia antara Venezuela melawan Brasil. Pertandingan tersebut digelar Jumat, 8 Oktober 2021.

Bagaimana dengan Indonesia? Dalam sejarah perhelatan Piala Dunia, Indonesia pernah mencatatkan diri sebagai negara yang lolos ke putaran final atau melewati fase kualifikasi. Piala Dunia yang dimaksud adalah Piala Dunia tahun 1938 di Prancis.

Lolos Tanpa Kualifikasi Piala Dunia

Pada tahun 1938, kala itu Indonesia masih jadi negara jajahan Belanda dan memakai nama Dutch East Indies untuk Piala Dunia. Saat itu, Indonesia tercatat menjadi negara Asia pertama yang lolos ke ajang sepakbola paling bergengsi tersebut.

Berbeda dengan kualifikasi Piala Dunia saat ini, dahulu beberapa benua yang belum pernah berpartisipasi sejak 1930 akan diberi undangan untuk mewakili benuanya. Termasuk saat itu Benua Asia yang belum pernah menjajal panggung Piala Dunia sejak pertama kali digelar.

Awalnya, perwakilan Benua Asia bukanlah Indonesia melainkan Jepang. Namun, pada tahun 1937 Jepang terlibat dalam Perang Asia Timur sehingga mengundurkan diri dari Piala Dunia.

Akhirnya, timnas Indonesia pun menggantikan Jepang dan langsung lolos ke babak putaran final Piala Dunia 1938 tanpa harus melewati babak kualifikasi.

Hungaria Jadi Lawan Pertama

Lolos tanpa kualifikasi tak membuat timnas Indonesia melewati lawan dengan mudah. Pada babak pertama gelaran Piala Dunia 1938, Indonesia langsung melawan unggulan saat itu yakni Hungaria.

Digelar di Velodrome Municipal, Reims, Tim Indonesia yang dilatih Johan Mastenbroek harus mengalami kekalahan telak 0-6 melawan Hungaria. Timnas Indonesia kebobolan empat gol di babak pertama dan ditambah dua gol di babak kedua.

Dikarenakan pada saat itu Piala Dunia masih menggunakan sistem gugur sejak pertandingan pertama, maka Indonesia pun langsung tersingkir setelah kalah melawan Hungaria.

Meski begitu, FIFA tetap mencatat bahwa Indonesia merupakan negara yang pernah lolos ke putaran final Piala Dunia namun dengan jumlah pertandingan paling sedikit.

Alumni Unair Jadi Kapten Timnas

Dari gelaran Piala Dunia pertama Indonesia tahun 1938 muncul seorang kapten tim bernama Achmad Nawir. Dia merupakan alumni dari universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Nawir merupakan mahasiswa asal Maninjau, Sumatera Barat, yang pernah mengenyam Sekolah Kedokteran Nederlandsch Indische Artsen School (NIAS) atau yang sekarang dikenal dengan Fakultas Kedokteran Unair pada 1929/1930.

Pada tahun 1938, Nawir yang masih seorang mahasiswa lolos seleksi masuk tim nasional Hindia Belanda untuk Piala Dunia di Prancis dan terpilih secara aklamasi menjadi kapten tim HBS pada April 1938.

Simak Video "Ketiga Kalinya, Louis Van Gaal Tangani Timnas Belanda"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia