10 Pondok Pesantren Paling Tua di Indonesia, Ada yang Usia Capai 500 Tahun

Rosmha Widiyani - detikEdu
Rabu, 29 Sep 2021 06:00 WIB
Ilustrasi Santri
Foto: Getty Images/iStockphoto/wichianduangsri/10 Pondok Pesantren Paling Tua di Indonesia, Ada yang Usia Capai 500 Tahun.
Jakarta -

Pondok pesantren adalah tradisi pendidikan yang terus berlangsung di Indonesia. Pesantren menjadi tonggak penting penyebaran Islam dan pengajaran bagi masyarakat Indonesia.

Dikutip dari laman Instagram @nucreativemedia, ada sepuluh pondok pesantren (ponpes) tertua di Indonesia. Tiap pesantren memiliki sejarahnya sendiri sejak zaman penjajah kolonial.

10 pondok pesantren paling tua di Indonesia

1. Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu, Kebumen berusia 546 tahun

Dikutip dari laman Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah, pondok pesantren ini berdiri pada tahun 1475. Pendirinya adalah Syekh As Sayid Abdul Kahfi Al Hasani dari Hadhramaut, Yaman.

Bukti pendirian pesantren terdapat pada prasasti Batu Zamrud Siberia (Emerald Fuchsite) berbobot 9 kg di dalam masjid pondok tersebut. Pesantren ini menjadi bukti penyebaran Islam yang sudah ada sejak zaman Prabu Brawijaya (1447-1451) penguasa Majapahit.

2. Pondok Pesantren Luhur Dondong, Semarang berusia 412 tahun

Layanan perpustakaan digital UIN Walisongo, Semarang, menyatakan pondok pesantren ini sebagai yang tertua di Jawa Tengah. Salah satu santrinya KH. Ihsan bin Mukhtar mendirikan pesantren Al-Ishlah.

Situs Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Mesir menyatakan, ponpes ini didirkan Kiai Syafi'i Pijoro Negoro pada tahun 1609. Kiai tersbeut adalah salah satu komandan pasukan Sultan Agung saat menyerbu Batavia.

3. Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, Sampang berusia 319 tahun

Pesantren yang sudah melayani masyarakat selama tiga abad ini berdiri pada tahun 1702. Dikutip dari situsnya, pendirian ponpes berawal dari kisah Babat Tanah Prajjan yang dilakukan Kyai Abdul 'Allam.

Sang kyai yang bernama asli Pang Ratoh Bumi diperintah gurunya untuk berdakwah di timur utara kota Sampang yaitu desa Panyajjeen. Wilayah itu kini menjadi Desa Prajjan, Kecamatan Camplong. Saat ini, ponpes juga menyediakan layanan pendidikan formal bagi masyarakat.

4. Pondok Pesantren Babakan Ciwaringin, Cirebon berusia 306 tahun

Dikutip dari website PCNU Kabupaten Cirebon, pondok pesantren Babakan Ciwaringin berdiri pada tahun 1705. Ponpes ini didirikan Ki Jatira yang merupakan kiai berdarah Mataram.

Nama asli Ki Jatira adalah Syekh Hasanuddin bin Abdul Latif dari Kajen, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon. Ki Jatira memilih wilayah Babakan yang saat itu merupakan padukuhan kecil di Kabupaten Cirebon barat daya. Kehadiran ponpes diharapkan bisa mengubah kehidupan masyarakat miskin serta menyebarkan Islam.

5. Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan berusia 276 tahun

Pondok Pesantren Sidogiri adalah lembaga pendidikan salaf yang fokus pada pembekalan akidah, syariah, dan akhlak. Dikutip dari situsnya, posped didirikan Sayyid Sulaiman pada tahun 1745 M atau 1158 H.

Sayyid Sulaiman adalah keturunan Rasulullah SAW dari marga Basyaiban. Sidogiri awalnya adalah hutan belantara yang banyak dihuni hewan buas, sehingga tidak dijamah manusia. Pembukaan lahan menjadi ponpes dilakukan selama 40 hari. Ponpes Sidogiri masih melayani masyarakat hingga kini di bidang pendidikan.

Daftar 10 pondok pesantren tertua di Indonesia lain klik di Selanjutnya ya



Simak Video "Santri yang Tewas Dikeroyok Gegara Curi Rp 100 Ribu Yatim Piatu"
[Gambas:Video 20detik]

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia