Mengenal Merkurius, Planet Terdekat dengan Matahari

Olivia Sabat - detikEdu
Sabtu, 25 Sep 2021 10:30 WIB
IN SPACE:  In this handout from NASA, Mercury is seen from the Messenger spacecraft January 14, 2008. Messenger was about 17, 000 miles from the closest planet from the Sun on its first of three passes by Mercury before settling into orbit in 2011.  (Photo by NASA/Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory/Carnegie Institution of Washington via Getty Images)
Planet terdekat dengan Matahari (Foto: NASA/Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory/Carnegie Institution of Washington via Getty Images)
Jakarta - Tahukah kamu dalam urutan planet di tata surya, planet terdekat dengan Matahari adalah Merkurius. Sementara Bumi tempat kita tinggal ini merupakan planet ketiga dari Matahari?

Bumi dan Merkurius adalah anggota dari tata surya atau solar system dengan Matahari sebagai pusatnya.

Tata surya ini memiliki anggota yang terdiri dari delapan planet yang berputar mengelilingi Matahari, satelit termasuk bulan yang mengitari planet-planet tersebut, sabuk Asteroid, sabuk Kuiper, planet kerdil, Meteorioid, dan Komet.

Sekarang, bisakah detikers menyebutkan urutan planet dari yang terdekat dengan Matahari hingga yang terjauh?

Jika diurutkan, kedelapan planet tersebut akan menjadi Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Dengan begitu, planet terdekat dengan Matahari adalah Merkurius, sedangkan planet terjauh dari Matahari adalah Neptunus.

Kita kenalan dengan Merkurius, yuk.

Merkurius

Dikutip dari Modul Pembelajaran SMP Terbuka Ilmu Pengetahuan Alam Tata Surya yang diterbitkan Kemdikbud, Merkurius merupakan planet terkecil dalam tata surya dengan ukuran massa 3,3 x 10^23 kg dan diameter sekitar 4.879 km.

Dilansir dari artikel berjudul Tata Surya yang ditulis oleh Magda Stavinschi, dkk., Merkurius termasuk dalam kategori planet terestrial.

Nama planet ini diambil dari nama dewa seni dan perdagangan Romawi bernama Mercury, lho. Merkurius pertama kali diamati dengan teleskop pada abad ke-17.

Planet Merkurius telah disurvei oleh 2 wahana antariksa, yaitu Mariner 10 sebanyak tiga kali pada 1974-1975 dan Messenger sebanyak dua kali pada 2008.

Berdasarkan ciri-cirinya, Merkurius hampir tidak mempunyai atmosfer sehingga angkasanya terlihat gelap dan memiliki suhu sangat ekstrim. Pada siang hari suhunya bisa mencapai 427 derajat Celcius dan ketika malam hari suhunya mencapai -184 derajat Celcius.

Merkurius memiliki jarak 58 juta km dari matahari, tetapi hanya memerlukan waktu 58 hari untuk satu kali orbit dan 59 hari untuk kala rotasinya. Hal ini dikarenakan Merkurius memiliki pergerakan yang cepat dalam mengelilingi Matahari.

Berbeda dengan Bumi, Merkurius merupakan salah satu planet yang tidak memiliki satelit alami.

Selain itu, meskipun menjadi planet terdekat dengan Matahari, Merkurius adalah salah satu planet yang bisa dilihat dari Bumi dengan mata telanjang.

Dengan begitu, Merkurius juga sering disebut sebagai bintang fajar karena terkadang terbit dan terlihat di pagi hari.

Simak Video "Ilmuwan Mendeteksi Permukaan Venus Bergerak Seperti Bumi"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia