Siapa Ketua Dokuritsu Junbi Cosakai dan Wakilnya? Ini Jawabannya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Rabu, 22 Sep 2021 07:00 WIB
Sukarno di ruang rapat PPKI
Siapa Ketua Dokuritsu Junbi Cosakai? Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau dalam bahasa Jepang Dokuritsu Junbi Cosakai dibentuk pada tanggal 1 Maret 1945.

Latar belakang dibentuknya BPUPKI bermula dari janji Perdana Menteri Jepang Kuniaki Koiso untuk memperkenankan kemerdekaan bagi Indonesia.

Pada 7 September 1944, Koiso mengemukakan janji kemerdekaan bagi Indonesia di depan sidang parlemen Jepang Teikoku Ginkai.

Dalam pengumumannya, Koiso mengatakan bahwa Kekaisaran Jepang akan memberikan kemerdekaan kepada Hindia Timur (Indonesia), "To Indo no jori dokuritsu," atau "Indonesia sanggup merdeka sekarang."

Kemudian dibentuklah BPUPKI dengan tujuan mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dan serta berbagai syarat yang harus dipenuhi oleh Indonesia sebagai negara yang merdeka.

Ketua Dokuritsu Junbi Cosakai

Posisi Ketua Dokuritsu Junbi Cosakai atau BPUPKI adalah dr. Radjiman Wedyodiningrat. Sedangkan posisi wakil ketua ada dua, yakni wakil dari Indonesia dan wakil dari Jepang.

Untuk wakil BPUPKI dari Indonesia adalah Raden Panji Suroso. Sementara, wakil ketua BPUPKI yang berasal dari Jepang adalah Ichibangasae.

Pada tanggal 28 Mei 1945, pelantikan ketua serta wakil ketua Dokuritsu Junbi Cosakai dilakukan di Gedung Chuo Sangi In, yang sekarang adalah Gedung Pancasila.

Total jumlah anggota BPUPKI adalah 69 orang yang terdiri dari 62 orang asal Indonesia serta 7 orang Jepang.

Sidang Dokuritsu Junbi Cosakai

Sidang Dokuritsu Junbi Cosakai atau BPUPKI dilakukan dua kali. Pertama, tanggal 29 Mei-1 Juni 1945 dan kedua dilaksanakan pada 10-16 Juli 1945.

Sidang pertama BPUPKI membahas tentang dasar negara Indonesia. Pada sidang ini, Muhammad Yamin, Soepomo, dan Soekarno menyampaikan usulan dasar negara melalui pidato.

Muhammad Yamin menyampaikan lima asas yakni perikebangsaan, perikemanusiaan, peri ketuhanan, peri kerakyatan, dan kesejahteraan rakyat.

Kemudian pada 31 Mei 1945, Soepomo juga menyampaikan lima usulan dasar negara, yakni persatuan, kekeluargaan, keseimbangan lahir batin, musyawarah, dan keadilan sosial.

Lalu pada tanggal 1 Juni 1945, Soekarno juga memberikan pendapatnya tentang dasar negara Indonesia. Rumusan dasar inilah yang dinamakan Pancasila.

Ketua Dokuritsu Junbi Inkai

Setelah menyelesaikan tugasnya, BPUPKI resmi dibubarkan pada tanggal 7 Agustus 1945. BPUPKI lalu digantikan dibentuknya Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Junbi Inkai.

PPKI bertugas untuk melanjutkan tugas BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia.

Adapun Ketua Dokuritsu Junbi Inkai atau PPKI adalah Soekarno dan wakil ketuanya adalah Mohammad Hatta.

Sebagai ketua PPKI, Soekarno, dan kawan-kawan berhasil menyelenggarakan sidang pertama pada 18 Agustus 1945. Dalam sidang tersebut, PPKI berhasil mengesahkan UUD 1945, memilih Soekarno sebagai Presiden pertama Indonesia dan Hatta sebagai Wakil Presiden.

Tak hanya itu, sidang PPKI juga berhasil membentuk Komite Nasional untuk membantu tugas Presiden sebelum terbentuknya MPR dan DPR. Nah, sekarang sudah tahu kan siapa Ketua Dokuritsu Junbi Cosakai dan Wakilnya.

Simak Video "Gempa M 6,1 Guncang Tokyo, Listrik Stasiun Padam-Lampu Jalan Goyang"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia