Begini Hak Alamiah Menurut John Locke, Filsuf Asal Inggris Pemikir HAM

Kristina - detikEdu
Selasa, 21 Sep 2021 20:00 WIB
Lukisan potret John Locke oleh Godfrey Kneller. John Locke adalah pengusul teori pembagian kekuasaan.
Begini Hak Alamiah Menurut John Locke, Filsuf Asal Inggris Pemikir HAM. Foto: Wikimedia Commons
Jakarta -

Hak asasi manusia (HAM) merupakan hak yang dimiliki setiap orang dan bersifat universal. Seorang filsuf asal Inggris yang juga tokoh penegakan HAM di Eropa, John Locke mengatakan, setiap manusia memiliki hak alamiah yang melekat dalam dirinya.

John Locke merupakan orang yang pertama kali merumuskan konsep hak alamiah yang melekat dalam diri manusia. Salah satu hak alamiah manusia menurut John Locke adalah hak untuk hidup.

Filsuf politik paling berpengaruh pada periode modern tersebut berpendapat bahwa setiap orang memiliki hak, seperti hak untuk hidup, kebebasan, dan properti yang memiliki dasar independen dari hukum masyarakat tertentu, dilansir dari Stanford Encyclopedia of Philosophy.

Dikutip dari buku Pendidikan Kewarganegaraan oleh Damri dan Fauzi Eka Putra, selain hak untuk hidup, hak alamiah lain yang dirumuskan John Locke adalah hak kebebasan dan hak milik.

Hak alamiah tersebut kemudian berkembang dengan ditandai peristiwa Magna Charta, Revolusi Amerika, dan Revolusi Prancis. Tercatat, pemahaman mengenai konsep HAM semakin meluas pada permulaan abad ke-20.

Presiden Amerika Serikat, Franklin D. Roosevelt merupakan orang yang pertama kali memperkenalkan konsep HAM pada abad ke-20. HAM yang ia kenalkan berisi tentang empat kebebasan, antara lain kebebasan untuk beragama, berbicara dan berpendapat, kemelaratan, dan ketakutan.

HAM kemudian terus berkembang dan keberadaannya diakui oleh seluruh dunia. HAM kini bersifat universal. Menurut UU Nomor 39 Tahun 1999, HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.

Dalam Deklarasi Universal HAM yang diterima dan diumumkan oleh Majelis Umum PBB pada 10 Desember 1948, setidaknya terdapat 16 hak setiap orang yang dilindungi. Berikut hak yang dilindungi dalam Deklarasi Universal HAM:

- Hak hidup
- Bebas dari perbudakan
- Bebas dari penyiksaan dan kekejaman
- Persamaan dan bantuan hukum
- Pengadilan yang adil
- Perlindungan urusan pribadi dan keluarga
- Memasuki dan meninggalkan suatu negara
- Mendapatkan suaka
- Hak kewarganegaraan
- Membentuk keluarga
- Memiliki harta benda
- Kebebasan beragama
- berpendapat, berserikat, dan berkumpul
- Turut serta dalam pemerintahan
- Jaminan sosial, pekerjaan, upah layak, dan kesejahteraan
- Memperoleh pendidikan dan kehidupan kebudayaan

Itulah hak alamiah dari John Locke dan perkembangannya hingga saat ini. Dalam konstitusi Republik Indonesia, HAM turut diatur dalam UUD 1945 Pasal 27-34.



Simak Video "Survei SMRC: 78% Rakyat Indonesia Tak Setuju Amandemen UUD 1945"
[Gambas:Video 20detik]
(kri/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia