Apa Itu HAM? Ini Definisi dari Jan Materson, John Locke, dan UN Human Right

Anatasia Anjani - detikEdu
Kamis, 16 Sep 2021 09:00 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Setiap warga di Indonesia memiliki hak dan kewajiban asasi manusia yang telah diatur dalam UUD 1945. Hak asasi manusia (HAM) di Indonesia juga sering disuarakan masyarakat di Indonesia apabila terjadi pelanggaran.

Detikers apakah kalian mengetahui definisi dari HAM? Salah satu definisi HAM disampaikan oleh Jan Materson. Jan Materson merupakan anggota komisi HAM dalam organisasi PBB.

Berikut adalah definisi HAM dari beberapa tokoh yang dikutip dari buku Hukum Hak Asasi Manusia karya A. Widiada Gunakaya:

Definisi Hak Asasi Manusia

1. United Nations Center for Human Right

HAM menurut UN Nation adalah hak yang melekat pada manusia dan bersifat universal. Hal tersebut berasal dari harkat dan martabat manusia tanpa memandang sara, ras, warna kulit, jenis kelamin, orientasi seksual, dan lain sebagainya.

2. Soedjono Dirdjosisworo

Soedjono Dirdjosisworo mendefinisikan bahwa HAM adalah hak-hak yang melekat pada individu sejak lahir. Hak tersebut tidak dapat dibatasi, dikurangi, maupun diingkari oleh siapapun karena merupakan nilai-nilai dan martabat kemanusiaan setiap individu.

3. Jan Martenson

Jan Materson merupakan anggota komisi HAM dalam organisasi PBB. Menurut Jan Martenson HAM dapat didefinisikan sebagai sesuatu yang melekat dalam diri manusia. Tanpa HAM manusia tidak dapat hidup sebagai manusia.

4. Wolhoff

Menurut Wolhoff, HAM adalah sejumlah hak yang berakar dalam tiap individu karena adanya sifat kemanusiaan. HAM tidak dapat dicabut oleh siapapun karena jika hak tersebut dicabut maka akan hilang juga kemanusiaannya.

5. Kuntjoro Purbopranoto

HAM adalah hak-hak yang dimiliki oleh manusia menurut kodratnya. HAM tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya dan karena itu HAM bersifat suci.

  • Macam-Macam Hak Asasi Manusia

Berdasarkan buku 'Pendidikan Kewarganegaraan' oleh P.N.H Simanjuntak, S.H, macam-macam hak asasi manusia antara lain:

1. Hak asasi pribadi (personal rights) antara lain hak mengemukakan pendapat, hak memeluk agama, hak beribadah menurut agama masing-masing, dan hak kebebasan berorganisasi atau berserikat.

2. Hak asasi ekonomi (property rights) antara lain hak memiliki sesuatu, hak menjual dan membeli sesuatu, hak mengadakan suatu perjanjian atau kontrak, dan hak memiliki pekerjaan.

3. Hak asasi untuk mendapatkan pengayoman dan perlakuan yang sama dalam keadilan hukum dan pemerintahan (rights of legal equality), hak ini adalah hak persamaan hukum.

4. Hak asasi politik (political rights) antara lain hak untuk diakui sebagai warga negara yang sederajat, hak ikut serta dalam pemerintahan, hak memilih dan dipilih dalam pemilu, hak mendirikan partai politik, serta hak mengajukan petisi dan kritik atau saran.

5. Hak asasi sosial dan budaya (social cultural rights) antara lain hak untuk memilih pendidikan, hak mendapatkan pelayanan kesehatan, dan hak untuk mengembangkan kebudayaan.

6. Hak asasi untuk mendapat perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan hukum (procedural rights) antara lain hak mendapat perlakuan yang adil dalam penggeledahan, penangkapan, peradilan, dan pembelaan hukum.

Detikers sudah paham kan salah satu pengertian tentang HAM disampaikan oleh Jan Materson? Pahami HAM baik-baik ya, detikers!



Simak Video "AS Kembali Menjadi Dewan HAM PBB Usai Keluar Karena Trump"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia