Begini Tips Irit Anak Indekos ala Mahasiswa UNS Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikEdu
Minggu, 22 Agu 2021 12:23 WIB
Kos-kosan di wilayah Jebres, Solo, Jawa Tengah
Foto: Kos-kosan di wilayah Jebres, Solo, Jawa Tengah (Bayu Ardi)
Solo -

Buat kalian mahasiswa asal luar kota yang memilih kuliah di Kota Solo, tahu nggak berapa biaya hidup sebulan? Percaya nggak percaya, dalam sebulan kalian bisa habis kurang dari Rp 1 juta.

Beberapa pengeluaran mahasiswa, antara lain biaya indekos, makan, bensin, dan biaya lain-lain. Dari biaya-biaya tersebut, yang paling besar ialah biaya makan dan kos-kosan.

Di Solo, harga indekos di dekat biasanya dihitung per tahun. Misalnya di kawasan Universitas Sebelas Maret (UNS), harga kos dengan kamar mandi luar ialah kisaran Rp 3,5 juta per tahun, atau Rp 291 ribu jika dibagi 12 bulan.

Sedangkan biaya makan, masih banyak warung-warung prasmanan yang menjual nasi sayur dan lauk sederhana dengan harga Rp 5 ribu sekali makan. Biasanya, pembeli bisa mengambil nasi sendiri dan tidak perlu membayar air putih.

Dengan harga makanan itu, bisa saja dalam sebulan hanya menghabiskan uang Rp 450 ribu. Kemudian ditambah biaya transportasi ke kampus dan biaya lain-lain, uang Rp 1 juta masih bisa untuk menabung.

Apa bisa dipraktikkan?

Seorang mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, UNS, Bayu Aji Prasetya, mengatakan teori tersebut mungkin saja dipraktikkan. Namun dia mengakui bahwa hal tersebut tidak mudah dilakukan.

"Kalau saat mengirit memang bisa makan sebulan habis Rp 400 ribu sampai Rp 500 ribu. Tapi memang sulit, terutama kalau sudah banyak kegiatan luar kampus, organisasi atau kegiatan lain, pasti kan harus makan di luar area kampus," kata Bayu saat dijumpai di kawasan UNS, Kamis (19/8/2021).

Dia mengatakan rata-rata sebulan menghabiskan Rp 800 ribu untuk biaya makan. Namun mahasiswa asal Banjarnegara itu mengaku pernah habis Rp 500 ribu sebulan karena harus menghemat.

"Waktu itu pernah harus ganti laptop dan HP, jadi harus mengirit. Itu saya harus memasak nasi setiap hari, sering-sering masak sendiri. Saya pakai kompor camping itu karena di kos tidak ada kompor. Ya sesekali pesan online kalau ada promosi, sekali pesan langsung buat makan siang dan malam," katanya.

Sementara untuk biaya indekos, dia menghabiskan uang Rp 3,5 juta setahun. Biaya lain-lain ialah bensin dan kebutuhan perlengkapan sehari-hari, seperti sabun, deterjen, dan lain-lain.



Simak Video "Asrama Mahasiswa UNS Solo Jadi Lokasi Isolasi Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia