Mengenal Bediding, Fenomena Suhu Dingin di Musim Kemarau

Anastasia Anjani - detikEdu
Rabu, 28 Jul 2021 11:00 WIB
India tengah menghadapi musim dingin terpanjang dalam 22 tahun terakhir. Di Delhi, suhu bahkan turun hingga 2 derajat celcius.
Foto: AP Photo
Jakarta - Detikers apakah akhir-akhir ini kalian sering kedinginan padahal masih musim kemarau? Jika iya fenomena dingin di musim kemarau disebut bediding. Biasanya bediding terjadi di daerah pegunungan.

Sebenarnya apa itu Bediding? Berikut adalah penjelasan mengenai Bediding yang dikutip dari Instagram resmi Disdik Jabar.

Pengertian Bediding

Bediding berasal dari bahasa Jawa. Bediding digunakan untuk menggambarkan adanya perbedaan suhu mencolok yang sering terjadi di awal musim kemarau.

Saat bediding terjadi rasanya di malam atau pagi hari terasa sangat dingin. Namun panas terik di siang hari.


Mengapa Bediding Terjadi?

Bediding terjadi karena wilayah Australia mengalami musim dingin bergerak menuju Indonesia (monsoon Australia). Selain itu, tutupan awan cenderung sedikit sehingga udara panas tidak dipantulkan kembali ke bumi.

Angin muson atau disebut juga angin musim merupakan gerakan massa udara yang terjadi karena perbedaan tekanan antara daratan dan lautan. Sementara itu, di wilayah tropis, angin muson dipengaruhi perbedaan sinar matahari.

Besar kecilnya tekanan udara di suatu daerah itu dipengaruhi posisi matahari terhadap bumi. Posisi matahari itu dapat dipetakan menjadi 4, yaitu 23,5 derajat LU (21 Juni), khatulistiwa (23 September), 23,5 derajat LS (22 Desember), dan khatulistiwa (21 Maret).

Angin muson sendiri terbagi menjadi dua yaitu angin muson barat dan angin muson timur. Perbedaan keduanya terletak pada arah angin, waktu terjadinya, dan dampak yang dihasilkan angin tersebut.

Kapan Bediding Terjadi?

Bediding biasanya terjadi sekitar 3-4 bulan yaitu pada bulan Juni hingga Agustus. Biasanya suhu terdingin umumnya terjadi di bulan Agustus yang merupakan puncak musim kemarau.

Tips Menghadapi Bediding

1. Menjaga imunitas tubuh dengan mencukupi nutrisi dalam tubuh.

2. Istirahat yang cukup.

3. Menghindari aktivitas berlebihan yang dapat menyebabkan kelelahan.

4. Minum air putih yang cukup untuk mencegah kulit atau bibir kering.

Demikianlah penjelasan mengenai fenomena bediding. Apakah detikers sudah memahaminya?



Simak Video "Momen Warga Nekat Terobos Banjir Lahar Dingin Semeru"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia