Apa Mata Uang Thailand? Ini Penjelasannya

Anatasia Anjani - detikEdu
Jumat, 23 Jul 2021 12:19 WIB
FILE PHOTO: A Thailand Baht note is seen in this illustration photo June 1, 2017.     REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo
Foto: Reuters/Apa Mata Uang Thailand? Ini Penjelasannya
Jakarta - Apakah detikers mengetahui mata uang Thailand? Mata uang Thailand adalah Baht (THB). Dikutip dari buku Amazing Thailand yang ditulis John G dan Gunawan S, pecahan mata uang Baht terdiri dari kertas dan logam (koin).

Uang kertas Baht terdiri dari lima pecahan yaitu 20, 50, 100, 500, dan 1.000. Sedangkan mata uang logam Baht terdiri dari pecahan 1,2,5, dan 10 Baht. Mata uang Thailand juga terdiri dari pecahan 1, 5, 10, 25, dan 50 Satang (100 Satang sama dengan 1 baht).

Pecahan Satang memang sudah jarang ditemui dalam transaksi sehari-hari. Jika detikers berkunjung ke Thailand tak perlu khawatir menggunakan pecahan 1.000 baht karena pedagang dan toko di sana mempunyai uang kembalian.

Untuk saat ini nilai satu Baht sama dengan 438 Rupiah. Nilai konversi mata uang Thailand adalah Baht sempat menyentuh Rp 300 pada 2012. Bila ingin menukarkan Baht menjadi Rupiah sebaiknya dilakukan di Indonesia.

Hal serupa bisa dilakukan bila ingin menukar Rupiah menjadi Baht. Metode ini dilakukan untuk memperoleh nilai tukar yang lebih baik. Jika belum mendapatkan cukup Baht di Indonesia bisa menukarnya di Thailand, dengan mengkonversinya dalam Dolar Amerika lebih dulu.

Tips membawa mata uang Thailand saat berpergian

Ketika traveling, mata uang Thailand adalah Baht lebih sering ditemui daripada Satang. Berikut tips membawa Baht saat bepergian:

1. Menerbitkan Traveller Cheque

Jika kalian tidak suka membawa uang tunai dalam jumlah banyak di Thailand dapat menerbitkan Traveller Cheque (TC). TC diterbitkan dalam mata uang yang kuat seperti Dolar Amerika dan Euro. TC dapat diuangkan di tempat mana saja yang direkomendasikan.

Bila TC hilang atau dicuri dapat diganti bank yang menerbitkan selama pengguna melaporkan kehilangan tersebut. TC juga dikenakan biaya administrasi sebesar 1-3% dari nilai yang tertulis. Biaya itu ditagihkan ketika menerbitkan TC atau ketika mencairkannya.

2. Menukarkan di money changer

Lebih baik menukarkan uang Dolar Amerika ke Baht. Hal ini dikarenakan nilai tukar Dolar Amerika adalah mata uang yang paling kompetitif. Nilai tukar Rupiah terhadap Baht dinilai terlalu lemah.

3. Bawa uang tunai

Membawa uang tunai juga merupakan hal yang harus dilakukan karena banyak hostel, guesthouse, dan rumah makan kecil tidak menerima pembayaran dengan kartu. Jika anda membawa uang tunai sesuai kebutuhan, detikers akan terlihat seperti backpackers loh!

Dengan tulisan ini, semoga rasa penasaran soal mata uang Thailand adalah Baht bisa terjawab ya.

Simak Video "Venezuela Akan Sederhanakan Nilai Mata Uangnya, 100 Juta Jadi 100 Bolivar"
[Gambas:Video 20detik]
(row/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia