Suku Bamar, Suku Bangsa Terbanyak yang Hidup di Myanmar

Rahma Indina Harbani - detikEdu
Kamis, 22 Jul 2021 18:45 WIB
Suku Bamar, Suku Bangsa Terbanyak yang Hidup di Myanmar
Foto: situs rain forest cruises dan go myanmar cruises/Suku Bamar, Suku Bangsa Terbanyak yang Hidup di Myanmar
Jakarta - Detikers, sudah pernah dengar soal suku Bamar? Suku Bamar adalah suku bangsa dengan penduduk terbanyak di Myanmar. Menurut data Kemlu, jumlah suku yang mendiami Negara Myanmar mencapai 135 suku.

Setiap sukunya memiliki variasi sub-kelompok yang memiliki perbedaan bahasa dan budaya. Orang-orang suku Barma berbicara menggunakan bahasa Burma. Bahasa ini menjadi bahasa resmi Myanmar di tingkat nasional.

Para penduduk suku Bamar banyak yang mendiami daerah sekitar lembah Sungai Irrawaddy. Berikut ini merupakan peta persebaran suku di Myanmar yang didominasi suku Bamar atau Burman.

Suku Bamar, Suku Bangsa Terbanyak yang Hidup di MyanmarSuku Bamar, Suku Bangsa Terbanyak yang Hidup di Myanmar Foto: situs rain forest cruises dan go myanmar cruises

Melansir rainforestcruises.com, suku Bamar termasuk kelompok etnis Sino-Tibet yang menempati sekitar dua pertiga dari populasi Myanmar dengan total hampir 40 juta orang. Suku ini sebagian besar bekerja sebagai petani.

Suku Bamar terkenal dengan adat dan budayanya yang unik. Seperti pakaian tradisional berupa sarung panjang yang disebut longyi untuk pria dan htamain bagi wanita. Orang suku Bamar juga mengenakan sendal beludru yang disebut dengan gadiba phanat.

Suku Bamar, Suku Bangsa Terbanyak yang Hidup di MyanmarSuku Bamar, Suku Bangsa Terbanyak yang Hidup di Myanmar Foto: situs rain forest cruises dan go myanmar cruises

Para wanita Bamar memiliki kebiasaan untuk mempercantik wajah mereka dengan bedak putih kekuningan yang disebut thanaka. Selain mempercantik, bedak ini juga berguna untuk melindungi kulit mereka dari sinar matahari.

Suku Bamar, Suku Bangsa Terbanyak yang Hidup di MyanmarSuku Bamar, Suku Bangsa Terbanyak yang Hidup di Myanmar Foto: situs rain forest cruises dan go myanmar cruises

Untuk acara-acara resmi, para wanita suku bangsa terbanyak yang hidup di Myanmar ini memakai perhiasan emas dan selendang sutra. Sementara, para pria biasanya memakai sorban dan jaket dengan kerah mandarin.

Mereka mempraktikkan budaya Buddhisme Theravada yang merupakan unsur penting dari pembentuk budaya mereka. Salah satu adat suku Bamar yang menarik adalah pemeberian nama untuk anak-anak Bamar. Adat ini diselenggarakan berdasarkan hari dalam seminggu saat anak dilahirkan. Menurut kepercayaan Barma, satu bulannya dibagi ke dalam 8 minggu.

Sebenarnya di dalam suku Bamar, masih terbagi lagi menjadi sembilan kelompok suku yang berbeda. Termasuk satu suku minoritas nomaden yang unik di Myanmar, suku Moken. Suku Moken terdiri dari antara 2-3 ribu orang yang mendiami perairan di sekitar Kepulauan Mergui, di lepas pantai selatan Myanmar.

Suku ini sepenuhnya hidup di laut tepatnya di atas perahu kayu dan menjalani gaya hidup layaknya manusia pada jaman pra-sejarah, pemburu-pengumpul makanan. Cukup unik, bukan?

Negara Myanmar merupakan salah satu negara yang terletak di Asia Tenggara, sama seperti Indonesia. Tepatnya, lokasi geografis Myanmar berada di antara Negara Bangladesh dan India di sebelah barat, China, Laos, dan Thailand sebelah timur.

Negara Myanmar ini dulunya dikenal dengan nama Burma. Sebab, dilansir dari buku Cakrawala Geografi 3 karya Munawir, S.Pd, dkk, dari keseluruhan total penduduk Myanmar pada tahun 2007 yang berjumlah 49,8 juta jiwa, ada sekitar 68% penduduk yang bersuku Burma. Kemudian disusul suku Shan (9%), Karen (7%), Rahhine (4%), Cina (3%), dan Mongolia (2%).

Itulah sekilas informasi mengenai suku bangsa terbanyak yang hidup di Myanmar. Semoga dapat menambah wawasanmu ya, detikers!

Simak Video "Militer Myanmar Bebaskan Ribuan Tahanan Anti Kudeta"
[Gambas:Video 20detik]
(row/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia