15 Tarian Papua Beserta Asal Daerahnya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 19 Jul 2021 14:00 WIB
tari papua
Foto: shutterstock/15 Tarian Papua Beserta Asal Daerahnya
Jakarta - Tarian Papua menjadi kekayaan tari tradisional di Indonesia dengan ciri khas yang unik. Ada banyak tarian Papua berdasarkan asalnya. Apa tarian daerah Papua?


Tak hanya memiliki kekayaan alam dan satwanya, tanah Papua juga menyimpan ragam budaya yang berasal dari suku-suku yang ada, termasuk tarian.


Dikutip dari laman resmi Kemdikbud, berikut ini 15 Tarian Papua beserta asal daerahnya.

Tarian Papua


  • 1. Tari Seka


Tari Seka merupakan salah satu tarian adat masyarakat di Selatan Papua yang meliputi wilayah Timika, Kaimana dan Fakfak.


Tarian yang melambangkan ucapan rasa syukur kepada Sang Pencipta ini hadir mewarnai kehidupan masyarakat pesisir.


  • 2. Tari Balengan atau Tari Pergaulan


Tari balengan adalah tari pergaulan masyarakat pesisir pantai Nabire Papua (di sekitar teluk Sarera). Tarian yang juga dikenal dengan nama Ande Saira merupakan tari kreasi dari jenis tari tradisional yaitu dansa adat.


Ande Saira mula-mula merupakan tarian dalam rangka tujuan-tujuan tertentu dan dilakukan pada saat ritual-ritual adat lainnya berlangsung misalnya pada saat pesta cukur rambut, atau tindik telinga, namun dewasa ini tari ande saira/balengan juga sering dilakukan untuk menjalin keakraban pergaulan antara pemuda-pemudi, karena itu maka tari balengan disebut tari pergaulan.


  • 3. Tari Pangkur Sagu


Tarian pangkur sagu merupakan tarian Papua yang menceritakan tentang mata pencaharian masyarakat papua dengan membuat sagu mulai dari menebang pohon, memeras air, hingga mengolah sagu.


Dalam membuat sagu masyarakat papua sering mengadakan ritual pesta yang berupa menyanyi dan menari.


Bagi masyarakat Papua, tarian pangkur sagu merupakan simbol gotong royong, kebersamaan dan rasa syukur kepada Tuhan.


  • 4. Tarian Tumbu Tanah


Tari Tumbuh Tanah dikenal hampir sebagian besar kelompok suku yang tersebar di wilayah Kepala Burung tanah besar Papua dengan berbagai varian gerak tari, lagu serta aksesoris berbeda.


Tarian ini juga memiliki sebutan sesuai dengan kelompok suku masing-masing. Misalnya pada masyarakat sekitar wilayah Sorong seperti orang Maybrat, orang Tehit, orang Moi, dan kelompok suku IMEKO yang menyebut dengan tari Srar sedangkan masyarakat Arfak menyebut dengan tarian Tumbu tanah.


  • 5. Tari Nasimar


Tarian Papua satu ini berasal dari Kabupaten Sarmi Provinsi Papua. Tarian Nasimar merupakan tarian perang yang sering dilakukan.


Tarian nasimar ini sering dilakukan pada saat acara, pelantikan Ondoafi, acara penyambutan dengan kegiatan-kegiatan yang lainnya yang berkaitan dengan tarian ini.


  • 6. Tari Yospan (Yosim Pancar)


Tarian Papua selanjutnya adalah tari Yospan menjadi salah satu tarian yang paling dikenal di Indonesia. Tarian ini mulai dikenal secara umum di tanah Papua sekitar tahun 1980-an.


Tari Yosim Pancar tidak terlepas dari sejarah kedua jenis tarian tersebut yang akan dijelaskan seperti berikut ini :


(1) Tari Yosim; secara umum menurut sejarahnya bahwa Tari Yosim berasal dari 2 wilayah atau daerah yaitu daerah Sarmi dan daerah Biak.


Tari Yosim yang berasal dari Sarmi adalah jenis tari gembira yang biasa dilakukan oleh masyarakat disana dalam acara-acara/ event yang bahagia/menyenangkan.


(2) Tari Pancar; sesuai dengan sejarahnya bahwa tari Pancar Berasal dari Biak, yaitu tari yang tercipta karena faktor akulturasi antara budaya asli Biak dengan budaya dari luar Biak yang berawal dari kontak budaya orang Biak dengan dunia luar.


  • 7. Tarian Suanggi/Soanggi


Tarian Papua Suanggi berasal dari daerah Waropen di pantai Teluk Cendrawasih. Tari ini dibawakan oleh berpuluh-puluh penari pria. Tari ini menggambarkan perang antara penduduk yang bersenjatakan busur dan anak panah dengan seorang suanggi.


  • 8. Tarian Mansusu


Tari ini berasal dari pulau Numfor dekat pulau Biak, dibawakan oleh berpuluh-puluh penari pria. Mansusu menggambarkan rakyat Numfor yang dengan menaiki perahunya berusaha menghalau musuh yang akan menyerang.


  • 9. Tarian Bayaitu


Tari Bayaitu berasal dari daerah Kuri di Manokwari, dibawakan oleh berpuluh-puluh penari pria dan wanita. Bayaitu adalah nama seekor burung.


Tari ini menggambarkan burung bayaitu jantan dan betina yang bermain-main meloncat-loncat ke sana ke marl sambil menari-nari.


  • 10. Tari Fayaryer Rak Wadwa Biak


Tarian Papua ini berasal dari pulau Numfor di dekat Diak, dibawakan oleh berpuluh-puluh penari pria. Setiap penari selain mengenakan rumbai-rumbai sebagai penutup badan bagian bawah serta dengan segala perhiasannya, juga mengenakan bulu burung cenderawasih sebagai hiasan kepala dan menyelipkan sekuntum bunga berwarna merah di telinganya.


  • 11. Tarian Pulale


Tari Pulale berasal dari daerah Serui di Waropen. Tari ini dibawakan oleh berpuluh-puluh penari pria dan wanita.


Pulale adalah tari kemenangan yang menggambarkan masyarakat Serui yang baru saja menang perang mengadakan pemujaan kepada dewa


  • 12. Tarian Cendrawasih


Tari Cendrawasih berasal dari daerah-daerah Biak, Waropen dan Wandamen, serta dilakukan oleh berpuluh-puluh penari pria dan wanita.


Para penari mengenakan pakaian rumbai-rumbai sebagai penutup badan bagian bawah, serta mengenakan hiasan dada dan kepala yang berupa bulu burung cendrawasih.


  • 13. Tarian Yape


Tari Yape berasal dari daerah Paniai, dibawakan oleh berpuluh puluh penari pria. Para penari mengenakan pakaian rumbai-rumbai sebagai penutup badan bagian bawah, serta mengenakan hiasan-hiasan dada dan kepala


Tari Yape menggambarkan gerak-gerik prajurit yang sedang berperang. Iringannya terdiri dari suara anak panah yang ditarik-tarik dan nyanyian yang dilakukan oleh para penari sendiri.


  • 14. Tarian Salawaku


Tarian Papua Salawaku berasal dari daerah Mimika, dibawakan oleh berpuluh-puluh penari pria dan wanita. Tari ini menggambarkan sepasang pria dan wanita yang dalam suatu perjalanan dikejar-kejar oleh sekelompok manusia.


  • 15. Tarian Woming


Tari Woming berasal dari daerah Siromi, dibawakan oleh berpuluh-puluh penari pria dan wanita. Woming menggambarkan seorang ibu yang diculik oleh sekelompok gerombolan laki-laki yang kemudian dibunuh. Setelah mati, ibu tersebut berubah menjadi seekor kangguru.


Para penari mengenakan rumbai-rumbai sebagai penutup badan bagian bawah, dan memakai hiasan-hiasan dada dan kepala dari bunga-bunga. Penari-penari pria membawa panah atau parang.


Itulah 15 tarian Papua beserta asal daerahnya. Jadi semakin tahu ragam tarian di Indonesia kan detikers?



Simak Video "Sederet Vendor Lokal Digaet Google untuk Produksi Laptop Chromebook"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pay)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia