Serangga Bisa Dijadikan Alternatif Protein Hewani? Begini Kata Pakar Unpad

Fahri Zulfikar - detikEdu
Senin, 12 Jul 2021 17:15 WIB
7 Serangga Ini Bisa Dimakan, Bahkan Dianjurkan PBB!
Foto: iStock
Jakarta - Protein hewani umumnya berupa protein yang berasal dari hewan seperti daging sapi,kambing,kerbau, daging unggas, hewan laut, telur, dan susu. Namun bagaimana jadinya jika protein hewani berasal dari serangga?


Melansir laman resmi Universitas Padjadjaran (Unpad), Guru Besar Fakultas MIPA Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Wawan Hermawan, MS, mengatakan, serangga dapat menjadi alternatif protein hewani untuk manusia.


Bahkan diperkirakan, kebutuhan protein hewani sebagai sumber pangan di masa depan bisa jadi akan terus meningkat.


"Serangga dapat menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan protein hewani," kata Prof. Wawan dalam diskusi Satu Jam Berbincang Ilmu (Sajabi) "Potensi Sumber-sumber Protein Alternatif" yang digelar secara virtual, Sabtu (10/7).


Menurut Prof. Wawan, ada jenis serangga yang dapat dijadikan alternatif sumber pangan di antaranya adalah jangkrik dan belalang.

Adapun alasan serangga dijadikan alternatif sumber protein hewani untuk memenuhi kebutuhan manusia adalah:


1) kaya akan nutrisi

2) menjaga keberlanjutan lingkungan karena serangga dapat menghasilkan greenhouse gases yang lebih minim dibandingkan hewan ternak lain

3) jumlah serangga yang sangat banyak

Pemanfaatan serangga sebagai sumber pangan sebenarnya telah dilakukan sejak ribuan tahun lalu di sejumlah negara. Beberapa daerah di Indonesia pun diketahui telah mengonsumsi serangga sebagai salah satu sumber protein hewani.


Meski demikian, Guru Besar Unpad berharap perlu dilakukan penelitian lanjutan terkait pemanfaatan serangga ini, melalui pendekatan multi, inter, dan transdisiplin ilmu.


"Sejumlah tantangan, seperti potensi munculnya alergi, serta munculnya mikroba dan limbah dalam pengemasan seyogyanya dapat menjadi perhatian," paparnya.


Menurutnya, saat ini di Indonesia belum banyak yang memanfaatkan serangga untuk dikonsumsi. Umumnya, serangga hanya diolah untuk dimanfaatkan menjadi pakan hewan ternak.


"Sekarang ini di Indonesia konsentrasinya belum untuk as food, tapi as feed," ujar Prof. Wawan.


Terakhir, Guru Besar FMIPA Unpad juga mengungkapkan bahwa ketika penelitian lanjutan menghasilkan efek positif, pemenuhan protein dari serangga ini bisa menjadi harapan dapat menurunkan angka stunting atau kekurangan gizi di Indonesia.



Simak Video "Indra Darmawan, Lulusan Unpad yang Jadi Pemulung Budiman"
[Gambas:Video 20detik]
(lus/lus)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia