Mengenal Qabliyah Isya, Sholat Sunnah Rawatib Sebelum Sholat Isya

Kristina - detikEdu
Selasa, 29 Jun 2021 11:37 WIB
Suasana Sholat Tarawih di Masjidil Haram 2021
Foto: (AFP)/Mengenal Qabliyah Isya, Sholat Sunnah Rawatib Sebelum Sholat Isya.
Jakarta - Salah satu sholat sunnah yang dikerjakan oleh umat Islam adalah sholat sunnah rawatib. Sholat ini dilaksanakan sebelum dan sesudah sholat fardhu, termasuk sholat Isya.

Sholat sunnah rawatib adalah sholat sunnah yang mengiringi sholat fardhu. Sholat ini dianjurkan oleh Rasulullah SAW sebagaimana tertuang dalam hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

‏ مَا مِنْ عَبْدٍ مُسْلِمٍ يُصَلِّي لِلَّهِ كُلَّ يَوْمٍ ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً تَطَوُّعًا غَيْرَ فَرِيضَةٍ إِلاَّ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ أَوْ إِلاَّ بُنِيَ لَهُ بَيْتٌ فِي الْجَنَّةِ ‏

Artinya: "Jika seorang hamba Allah SWT sholat demi allah SWT 12 raka'at (sunah) setiap hari, sebelum dan setelah sholat wajib, maka Allah SWT akan membangunkannya sebuah rumah di surga atau rumah akan dibangun untuknya di surga. Aku tidak pernah absen melakukannya, sejak mendengarnya dari Rasulullah SAW." (HR Muslim).

Ubaidurrahim El-Hamdy dalam bukunya yang berjudul Super Lengkap Sholat Sunnah menjelaskan, rawatib adalah jamak dari ratib yang artinya menetapkan dan terus-menerus. Disebut sholat sunnah rawatib karena dikerjakan secara menetap dan terus-menerus.

Sholat sunnah rawatib dikerjakan sebelum dan setelah sholat fardhu. Adapun, sholat yang dikerjakan sebelum sholat fardu dinamakan sunnah Qabliyah. Sedangkan sholat yang dikerjakan setelah sholat fardhu disebut sunnah Badiyah.

Ditinjau dari anjuran pelaksanaannya, sholat sunnah rawatib terbagi menjadi dua, yaitu sholat sunnah rawatib muakkad (sangat dianjurkan) dan sholat sunnah rawatib ghairu muakkad (tidak terlalu dianjurkan).

Merujuk pada suatu hadits riwayat yang berasal dari Aisyah ra. sholat sunnah rawatib muakkad terdiri dari 12 rakaat. Di antaranya 2 rakaat sebelum sholat Subuh, 4 rakaat sebelum sholat Dzuhur, 2 rakaat sesudah sholat Dzuhur, 2 rakaat sesudah sholat Maghrib, dan 2 rakaat sesudah sholat Isya.

مَنْ ثَابَرَ عَلَى ثِنْتَىْ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنَ السُّنَّةِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ

Artinya: "Siapa saja yang terbiasa menunaikan sholat sunnah 12 rakaat, Allah SWT akan membuatkannya rumah di surga yaitu: empat rakaat sebelum zuhur, dua rakaat setelahnya, dua rakaat usai maghrib, dua rakaat setelah isya, dan dua rakaat sebelum subuh." (HR Tirmidzi).

Sedangkan, yang termasuk sholat sunnah rawatib ghairu muakkad antara lain 2 atau 4 rakaat sebelum sholat Ashar, 2 rakaat sebelum sholat Magrib, dan 2 rakaat sebelum sholat Isya.

Pendapat ini merujuk pada salah satu hadits Nabi SAW, bahwa dianjurkan untuk mengerjakan sholat di antara adzan dan iqamah. Disebutkan pula bahwa sholat ini dilakukan bagi siapa saja yang mau mengerjakannya. Artinya, tidak ada kewajiban di dalamnya. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

Artinya: "Di antara setiap dua adzan (adzan dan iqamah) itu ada sholat (sunnah). Beliau mengulanginya hingga tiga kali. Dan, pada kali yang ketiga, beliau bersabda, "Bagi siapa saja yang mau mengerjakannya." (HR Bukhari).

Salah satu sholat sunnah yang dikerjakan di antara adzan dan iqamah adalah sholat sunnah sebelum Isya atau dinamakan Qabliyah Isya. Dikutip dari buku Panduan Terlengkap Ibadah Muslim "Sehari-Hari" oleh KH. Muhammad Habibillah, berikut niat sholat sunnah rawatib sebelum sholat Isya:

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Arab latin: Ushallii sunnatal isya-i rak'ataini qabliyyatan lillaahi ta'aalaa

Artinya: "Aku niat sholat sunnah sebelum Isya dua rakaat karena Allah Ta'ala."

Itulah sholat qabliyah isya, sholat sunnah rawatib yang termasuk ghairu muakkad.

Simak Video "Catat! Ini Amalan Sunnah di Tahun Baru Islam"
[Gambas:Video 20detik]
(row/row)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia