Apa Itu Tacit Knowledge yang Jadi Alasan Pemberian Gelar Profesor Megawati?

Trisna Wulandari - detikEdu
Kamis, 10 Jun 2021 15:58 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menutup Kongres V PDIP di Bali, Sabtu (10/8). Mega sempat berpose tiga jari bersama kedua anaknya Puan dan Prananda.
Tacit knowledge disebut sebagai salah satu alasan pengusulan pemberian gelar profesor kehormatan pada Megawati Soekarnoputri. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Megawati Soekarnoputri akan mendapat gelar profesor kehormatan atau guru besar tidak tetap dari Universitas Pertahanan. Pengukuhan profesor kehormatan ilmu pertahanan bidang kepemimpinan strategik ini dijadwalkan pada sidang senat terbuka Unhan, Jumat (11/06/2021).

Terkait pemberian gelar profesor kehormatan, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi beberapa tahun lalu mengeluarkan Surat Edaran Nomor 154/E/KP/2013. Pemberian gelar profesor kehormatan menurut surat itu untuk menghargai dan mengakui ilmu yang tumbuh di dalam lingkungan profesi, karier, atau masyarakat.

Surat tersebut juga menyebutkan seseorang yang dicalonkan menjadi guru besar tidak tetap bukan berasal dari kalangan akademisi. Kemudian, mempunyai karya yang sifatnya "tacit knowledge" dan berpotensi dikembangkan menjadi "explicit knowledge" di perguruan tinggi serta berguna bagi kesejahteraan manusia

Figur yang akan mendapat gelar profesor kehormatan juga harus diajukan oleh perguruan tinggi setelah rapat senat perguruan tinggi kepada menteri dengan melampirkan karya-karya yang bersangkutan.

Ketua DPP PDIP Rokhmin Dahuri mengungkapkan, pemberian gelar pada Megawati Soekarnoputri bermula saat sejumlah guru besar membahas usulan pemberian gelar profesor kehormatan tersebut pada periode November 2020.

"Para guru besar tersebut kemudian bertindak sebagai promotor," ujar Rokhmin dalam keterangan tertulis, Kamis (10/6/2021).

Rokhmin yang juga guru besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB) mengatakan, alasan pertama pemberian gelar tersebut yakni Megawati dianggap memiliki dan menguasai tacit knowledge tentang ilmu pertahanan, khususnya bidang kepemimpinan strategis.

Ia mengatakan, para guru besar menilai kualitas itu sudah diaplikasikan dalam berbagai peran publik, yakni saat Megawati Soekarnoputri menjabat tiga periode anggota DPR pada 1984-1999. Lalu saat menjabat wakil presiden dari 1999 hingga 2001, dan saat menjadi presiden dari 2001 hingga 2004.

"Plus saat menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan sejak 1999 hingga saat ini. Tacit knowledge ini bila diajarkan dan dibukukan bisa menjadi explicit or empirical knowledge, yang sangat berguna bagi peradaban manusia. Begitu pemikiran para guru besar," kata Rokhmin.

Lantas, apa itu tacit knowledge?

Dikutip dari laman School of Information Binus University, knowledge atau pengetahuan merupakan informasi yang dikombinasikan dengan pengalaman.
Menurut Ikujiro Nonaka dan Hirotaka Takeuchi dalam bukunya, The Knowledge-Creating Company, ada dua jenis pengetahuan, yaitu tacit knowledge dan explicit knowledge.

Tacit knowledge adalah pengetahuan yang terdapat di dalam otak atau pikiran seseorang, sesuai dengan pemahaman dan pengalaman orang itu sendiri.

Nonaka dan Takeuchi menulis, biasanya pengetahuan ini tidak terstruktur, susah untuk didefinisikan dan diberitahukan dengan bahasa formal kepada orang lain, dan isinya mencakup pemahaman pribadi.

Pengetahuan tacit umumnya belum terdokumentasi karena pengetahuan ini masih terdapat di dalam pikiran seseorang.

Istilah tacit knowing diperkenalkan oleh filsuf Hungaria-Inggris Michael Polanyi. Nokana dalam sebuah artikelnya untuk Harvard Business Review menyebut tacit knowledge dalam istilah Polanyi dirumuskan, "Kita dapat mengetahui lebih dari yang bisa diucapkan."

Ciri-ciri tacit knowledge yaitu:

- Diperoleh dari pengalaman, pengalaman yang pernah dirasakan
- Tidak mudah dikomunikasikan atau diberikan kepada orang lain karena sulit untuk di ekspresikan
- Pengetahuannya dapat ditransfer secara efektif melalui tatap muka (person to person), seperti kita bercakap pengalaman kita kepada orang lain.

Contoh tacit knowledge:

- Saat seseorang ingin belajar masak, orang tersebut melihat dulu video memasak melalui acara televisi atau youtube, lalu kemudian mempraktekkannya.

- Ketika seorang chef yang sedang memasak kemudian memberitahukan resepnya dengan berbicara "Beri saja garam 'secukupnya' atau beri saja gula 'secukupnya'. Kata secukupnya ini sulit untuk dijelaskan karena orang tersebut tidak pernah mengukur seberapa banyak gula atau garam yang dibutuhkan.

Beda halnya dengan tacit knowledge, explicit knowledge lebih mudah dipahami orang lain.

Explicit knowledge adalah pengetahuan yang sudah dikumpulkan serta diterjemahkan ke dalam suatu bentuk dokumentasi atau rangkuman, sehingga lebih mudah dipahami oleh orang lain.

Pengetahuan eksplisit bersifat formal dan mudah untuk dibagikan ke orang lain dalam bentuk dokumentasi, karena umumnya merupakan pengetahuan yang bersifat teori.

Sifat teoretis pengetahuan eksplisit mempermudah seseorang untuk membagi pengetahuannya kepada orang lain melalui buku, artikel dan jurnal, tanpa harus datang langsung untuk mengajari orang tersebut.

Dalam proses penerapannya, pengetahuan eksplisit lebih mudah diterapkan karena pengetahuannya diperoleh dalam bentuk tulisan atau dokumentasi.

Contoh explicit knowledge:

- Saat seseorang ingin belajar masak, orang tersebut membeli buku resep masakan di toko buku. Sesudah membaca buku resep masakannya, orang tersebut langsung mempraktekannya.

- Buku panduan matematika yang sudah dilengkapi dengan trik-trik untuk menyelesaikannya sehingga orang yang ingin menggunakannya dapat lebih mudah memahami buku tersebut.

Arti tacit knowledge lainnya dirumuskan dalam Peraturan Rektor Universitas Negeri Semarang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Persyaratan dan Tata Cara Pengusulan sebagai Profesor Tidak Tetap pada Unnes.

Dalam aturan itu disebutkan, tacit knowledge adalah keahlian dengan prestasi luar biasa di bidang akademis yang tidak berwujud tetapi dapat dibuktikan dengan adanya pengakuan dari profesor atau konsorsium ilmu sejenis.

Sementara explicit knowledge merupakan keahlian dengan prestasi luar biasa di bidang akademis yang berwujud dalam bentuk karya-karya ilmiah seperti makalah, laporan penelitian, jurnal ilmiah, prosiding, serta buku-buku ataupun bentuk karya monumental lainnya.

Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian mengatakan, sidang senat akademik Unhan telah menerima hasil penilaian Dewan Guru Besar Unhan atas seluruh karya ilmiah Megawati Soekarnoputri.

Karya ilmiah itu merupakan syarat pengukuhan menjadi profesor kehormatan. Pemberian gelar profesor kehormatan tersebut juga terkait dengan kepemimpinan Ketua Umum PDIP itu dalam menghadapi krisis multidimensi di era pemerintahannya.

"Unhan RI mencatat keberhasilan Megawati saat di pemerintahan dalam menuntaskan konflik sosial seperti penyelesaian konflik Ambon, penyelesaian konflik Poso, pemulihan pariwisata pasca bom Bali, dan penanganan permasalahan TKI di Malaysia," ujar Amarulla dalam keterangan tertulis, Selasa (8/6/2021).



Simak Video " Seluk Beluk Pemberian Gelar Profesor Kehormatan untuk Megawati"
[Gambas:Video 20detik]
(pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia