Teks Deskripsi: Arti, Ciri-Ciri, dan Struktur

Fahri Zulfikar - detikEdu
Kamis, 10 Jun 2021 07:01 WIB
Belajar di rumah
Teks Deskripsi: Arti, Ciri-Ciri, dan Struktur (Ilustrasi Foto: iStock)
Jakarta - Teks deskripsi adalah salah satu jenis teks yang mulai dipelajari dalam kebahasaan mulai tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Teks deskripsi juga dipelajari pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).

Secara umum, teks deskripsi berisi gambaran informasi yang dijelaskan secara lebih mendalam berdasarkan pengalaman, pendengaran, perabaan, penciuman, dan perasaan situasi atau masalah.

Pengertian Teks Deskripsi

Teks deskripsi memiliki unsur kata deskripsi yang berasal dari bahasa Latin describere yang artinya menggambarkan atau memberikan suatu hal.

Menurut buku "Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan" karya Taufiqur Rahman S.Pd., M.Pd.I., deskripsi diartikan sebagai gambaran mengenai suatu hal yang dilukiskan dengan kondisi yang sebenarnya.

Dalam buku karangan Taufiqur Rahman tersebut, Shinigami juga mengartikan deskripsi sebagai paragraf yang berisi penggambaran suatu objek, tempat, atau peristiwa tertentu kepada pembaca secara jelas dan terperinci sehingga pembaca seolah-olah melihat dan merasakan sendiri apa yang dideskripsikan oleh penulis.

Sementara dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) teks deskripsi diartikan sebagai pemaparan atau penggambaran dengan kata-kata yang diuraikan secara jelas dan terperinci.

Ciri-Ciri Teks Deskripsi

Berikut ini ciri-ciri teks deskripsi:

1. Teks deskripsi dibuat dengan menggambarkan atau melukiskan sesuatu

2. Penggambaran yang dilakukan dalam teks deskripsi ditulis dengan jelas dan melibatkan kesan indera

3. Teks deskripsi bisa membuat pembaca ikut merasakan sendiri atau mengalaminya

4. Teks deskripsi menjelaskan ciri-ciri objek seperti warna, ukuran, bentuk, dan keadaan secara terperinci

Ciri-Ciri Kebahasaan Teks Deskripsi

Adapun selain ciri teks, yakni ciri-ciri kebahasaan, yakni:

1. Penggunaan kata baku dalam teks (formal, kreativitas, aktif, dan lain sebagainya)

2. Penggunaan kata hubung/ kata sambung atau konjungsi dalam teks (atau, dan, tetapi, sehingga)

3. Penggunaan kata berimbuhan dalam teks (ber-, men-, dan sebagainya)

4. Penggunaan kata rujukan dalam teks (ini, itu, di sana, di sini, dan tersebut)

Struktur Teks Deskripsi

Sebelum menulis teks deskripsi, pastikan memahami struktur teksnya. Berikut ini struktur teks deskripsi yang terdiri dari tiga bagian.

1. Identifikasi

Bagian identifikasi merupakan penetapan identitas baik orang, benda, atau objek lainnya yang ada di dalam teks.

2. Klasifikasi

Bagian klasifikasi merupakan penyusunan golongan atau pengelompokan menurut kaidah yang telah ditetapkan.

3. Deskripsi bagian

Poin ini menjadi bagian terpenting karena deskripsi bagian merupakan paragraf yang berisi tentang manfaat dari objek yang sedang diamati dan akan ditulis dalam teks.

Jenis Teks Deskripsi

Dalam buku "Teks dalam Kajian Struktur dan Kebahasaan" sendiri, teks deskripsi dibagi menjadi 3 jenis, di antaranya:

1. Teks deskripsi spasial

Teks deskripsi spasial adalah teks yang melukiskan ruang atau tempat berlangsungnya suatu peristiwa.

2. Teks deskripsi objektif

Teks deskripsi objektif adalah teks yang menggambarkan suatu hal atau orang dengan mengungkapkan identitasnya.

3. Teks deskripsi subjektif

Teks deskripsi subjektif adalah teks deskriptif yang menggambarkan objek seperti tafsiran atau kesan perasaan penulis (tafsiran penulis).

Untuk menulis atau menyusun teks deskripsi bisa dilakukan dengan beberapa tahap, di antaranya:

a. Menentukan tema dan topik karangan dalam teks

Tema atau pokok pikiran, gagasan utama, dan ide pokok. Sedangkan topik adalah pokok pembicaraan. Untuk memilih topik teks deskripsi, penulis harus menguasai pokok permasalahan yang akan ditulis sehingga tulisan dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

b. Menetapkan tujuan teks deskripsi

Panjang pendeknya teks deskripsi bergantung pada tujuan karena tujuan merupakan arah jalan bagi penulis untuk menggerakkan gagasan-gagasan yang dituangkan dalam tulisan atau teks.

c. Mengumpulkan bahan

Setelah menentukan tujuan, penulis harus mengumpulkan bahan atau materi untuk teks yang bisa didapat dengan pengamatan langsung atau melalui membaca referensi.

d. Menyusun kerangka karangan

Menyusun karangan berarti menulis garis besar isi tulisan dalam teks. Karangan bisa ditulis dengan poin-poin yang memuat informasi tentang tema, topik, judul, gagasan inti, dan gagasan penjelas.

e. Menyusun kalimat deskriptif

Setelah membuat kerangka, langkah selanjutnya adalah mengembangkan kerangka karangan menjadi kalimat sehingga menjadi teks yang utuh.

Dalam penyusunan teks deskripsi yang tepat, penulis perlu menguasai kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar, termasuk memperlihatkan syarat-syarat terbentuknya paragraf yang baik.



Simak Video "Sekolah Tatap Muka Digelar di Barru, Ada Siswa Lupa Pakai Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(erd/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia