Arti Kata Sahwi Dalam Bahasa Arab, Ini Penjelasannya

Rosmha Widiyani - detikEdu
Kamis, 03 Jun 2021 13:02 WIB
Suasana Sholat Tarawih di Masjidil Haram 2021
Foto: (AFP)/Arti Kata Sahwi Dalam Bahasa Arab, Ini Penjelasannya.
Jakarta - Arti kata sahwi dalam bahasa Arab, salah satunya dijelaskan dalam buku Shahih Fikih Sunnah dari Abu Malik kamal bin As-Sayid Salim. Disebutkan dalam buku tersebut, sahwi berasal dari kata as-sahwu dan kata an-nisyanu yang memiliki makna lupa.

Selain dari kata as-sahwu dan kata an-nisyanu, sejumlah ulama fikih juga kerap menyertakan kata asy-syak. "Meski memasukkan asy-syak namun kata az-dzan tidak disertakan. Dzan bermakna hampir yakin telah melakukan sesuatu. Sedangkan untuk kondisi tidak yakin, ketiga kata yang telah disebutkan bisa dipakai," tulis Syaikh Abdurrahman Al-Juzairi dalam Fikih Empat Madzhab.

Arti kata sahwi dalam bahasa Arab juga ditemukan dalam kalimat sujud sahwi. "Definisi untuk kata sahwi adalah tidak melakukan sesuatu tanpa menyadarinya. Sementara sujud menurut etimologi bahasa Arab artinya tunduk," tulis repository Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau.

Di dalam Repository tersebut juga dijelaskan bahwa sujud sahwi adalah ibadah yang dilakukan karena adanya keragu-raguan saat sholat. Keraguan tidak hanya terkait jumlah rokaat saat sholat.

"Orang yang melakukan tambahan berupa perbuatan sholat karena lupa misal berdiri, rukuk, sujud, atau duduk meski sebentar maka dia wajib sujud sahwi," tulis repository mengutip dari Fiqh Ibadah dari Hassan Ayyub.

Kewajiban sujud sahwi juga berlaku bagi yang menambah atau mengurangi bacaan sholat karena lupa. Misal membaca bacaan yang tidak pada tempatnya, berbicara, dan salam tanpa sengaja.

Setelah mengetahui arti kata sahwi dalam bahasa Arab dan sujud sahwi, tiap muslim wajib tahu cara melakukan ibadah tersebut. Apalagi para muslim tidak luput dari lalai atau lupa saat sholat.

"Cara mengerjakannya yaitu setelah membaca bacaan tahiyatul akhir sebelum salam sujud dua kali dengan didahului takbir, sesudah itu salam," tulis repository UIN Suska.

Dalam sebuah hadist riwayat Imam Muslim disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW juga telah menjelaskan cara sujud sahwi,

إِذَا شَكَّ أَحَدُكُمْ فِى صَلاَتِهِ فَلَمْ يَدْرِ كَمْ صَلَّى ثَلاَثًا أَمْ أَرْبَعًا فَلْيَطْرَحِ الشَّكَّ وَلْيَبْنِ عَلَى مَا اسْتَيْقَنَ ثُمَّ يَسْجُدُ سَجْدَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يُسَلِّمَ فَإِنْ كَانَ صَلَّى خَمْسًا شَفَعْنَ لَهُ صَلاَتَهُ وَإِنْ كَانَ صَلَّى إِتْمَامًا لأَرْبَعٍ كَانَتَا تَرْغِيمًا لِلشَّيْطَانِ

Artinya: "Apabila kalian ragu dalam sholatnya, dan tidak mengetahui berapa rokaat dia shalat, tiga ataukah empat rakaat maka buanglah keraguan itu, dan ambillah yang yakin. Kemudian sujudlah dua kali sebelum salam. Jika ternyata dia shalat lima rakaat, maka sujudnya telah menggenapkan sholatnya. Lalu jika ternyata shalatnya memang empat rakaat, maka sujudnya itu adalah sebagai penghinaan bagi setan." (HR Muslim).

Simak Video "Arab Saudi Amankan 147 Orang Jemaah Haji Ilegal"
[Gambas:Video 20detik]
(row/erd)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia