Inspirasi Sahabat Nabi

Kisah Sahabat Nabi Utsman bin Affan, Kaya Raya tapi Dermawan

Rahma I Harbani - detikEdu
Rabu, 21 Apr 2021 17:00 WIB
Kisah Teladan Sahabat Nabi
Foto: Ilustrasi: Luthfy Syahban/Kisah Sahabat Nabi Utsman bin Affan, Kaya Raya tapi Dermawan
Jakarta -

Kisah teladan sahabat nabi selanjutnya adalah Utsman bin Affan. Ia lahir enam tahun setelah Tahun Gajah, tepatnya 579 M. Hal inilah yang membuat usianya 6 tahun lebih muda dibandingkan dengan Rasulullah SAW.

Lahir di Thaif, daerah subur kawasan Hijaz, sebuah wilayah di sebelah barat laut Arab Saudi, dengan nama lengkap Utsman bin Affan nin Abil Ash bin Umaiyah bin Abdusy Syams bin Abdul Manaf bin Qushai bin Kilab bin Murrah bin Ka'ab bin Luwa'i bin Ghaib bin Fihr bin Malik bin an-Nadhr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma'addu bin Adnan.

Dikutip dari buku Abdul Syukur Al-Azizi yang berjudul Utsman bin Affan Ra, Utsman bin Affan terlahir dari keluarga bangsawan yang kaya raya dan berpengaruh dari Suku Quraisy silsilah Bani Umaiyah.

Affan bin Abil Ash, ayahnya, merupakan seorang saudagar kaya di Mekkah dan pembesar kaum Quraisy. Sementara ibunya bernama Arwa binti Kuraiz.

Sepeninggal ayahnya, Utsman ditinggalkan harta warisan yang sangat besar. Hingga akhirnya, Utsman mengikuti jejak ayahnya menjadi seorang pedagang dan mengembangkan bisnis ayahnya dengan sangat baik.

Tidak sia-sia, ia menjadi salah satu saudagar terkaya dan terpandang di antara kaum Quraisy Mekkah.

Utsman bin Affan mendapat gelar satu-satunya dari Rasulullah SAW, yaitu Dzun Nurain yang berarti pemilik dua cahaya. Ia diberi gelar demikian karena tidak ada seorang pun sejak Nabi Adam AS hingga hari kiamat yang menikahi dua putri Nabi Muhammad SAW selain Utsman bin Affan.

Adapun gelar pertama yang disematkan untuknya adalah Al-Muhajir (orang yang hirah) setelah akhirnya Utsman memeluk agama Islam.

Mengutip dari buku yang ditulis oleh Khalid Muhammad Khalid, Utsman rela untuk keluar dari segala kenikmatan dan kemewahan hidupnya demi memegang tanggung awab dakwah yang melelahkan, penuh risiko, menguras tenaga, dan pikiran.

Klik halaman selanjutnya

Selanjutnya
Halaman
1 2

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia