Daftar Angka Romawi dengan Tabel dan Cara Penulisan Lengkap

Tim detikcom - detikEdu
Kamis, 04 Mar 2021 13:04 WIB
angka romawi
Daftar Angka Romawi dengan Tabel dan Cara Penulisan Lengkap (Foto: iStock)
Jakarta - Meskipun angka romawi adalah bilangan yang digunakan pada era Romawi kuno, pasti Detikers masih sering menggunakannya sampai saat ini. Contoh paling gampang adalah penomoran bab dalam buku atau laporan, serta penomoran pada jam.

Nah, Detikers tentu juga sudah menyadari juga kalau sistem penomoran yang satu ini beda dengan sistem penomoran angka yang biasa digunakan sehari-hari, kan? Soalnya, sistem penomoran pada angka romawi menggunakan abjad, dan utamanya menggunakan huruf kapital.

Di dalam sistem penomoran ini, simbol yang dipakai terdiri atas karakter dasar dan karakter kombinasi. Karakter dasar merupakan karakter tunggal yang menyatakan sebuah bilangan. Kalau karakter kombinasi sendiri adalah gabungan beberapa karakter dasar yang menyatakan sebuah bilangan.

Contoh karakter dasar di dalam angka romawi misalnya:

  • I = 1
  • V = 5
  • X = 10
  • L = 50
  • C = 100
  • D = 500
  • M = 1000

Sementara itu, contoh karakter kombinasi misalnya:

  • II = 2
  • IV = 4
  • VII = 7
  • XIII = 13
  • XX = 20
  • MM = 2000

Tabel Angka Romawi

Takut kalau kamu tidak bisa menghapalkan bilangan romawi? Tak perlu khawatir, karena sebenarnya kamu hanya perlu menghapal karakter-karakter dasarnya dulu. Kalau sudah, kamu bisa hapalkan dan pahami kaidah atau cara penulisannya.

Kalau Detikers sudah hapal karakter dasar dan paham cara penulisannya, kamu pasti bisa menulis angka romawi dengan mudah tanpa kesulitan sama sekali.

Nah, untuk membantu Detikers menghapalkan karakter dasar dalam sistem penomoran romawi, cek dulu tabel di bawah ini, yuk!

Simbol Bilangan RomawiAngka
I1 (satu)
V5 (lima)
X10 (sepuluh)
L50 (lima puluh)
C100 (seratus)
D500 (lima ratus)
M1000 (seribu)

Tata Cara Penulisan Bilangan Romawi

Setelah Detikers menghapalkan semua karakter dasar yang paling umum digunakan di atas, Detikers bisa hapalkan dan pahami cara penulisan angka romawi berikut ini. Simak dulu yuk penjelasannya di bawah ini!

1. Tulis dulu angka desimalnya

Dalam menuliskan angka biasa menjadi angka romawi, sebaiknya kamu tulis jadi angka desimal dulu. Sebagai contoh, Detikers ingin mengubah bilangan dua ribu empat ratus dua puluh delapan.

Nah, ubah dulu bilangan tersebut menjadi 2.428. Lakukan cara yang sama untuk bilangan lainnya saat Detikers ingin latihan.

2. Jabarkan angka desimal tersebut

Maksudnya menjabarkan di sini adalah menjabarkan angka desimal tadi mulai dari bilangan satuan, puluhan, ratusan, dan ribuan. Dengan contoh angka 2.428 tadi, Detikers perlu menjabarkannya meniadi 2.000 + 400 + 20 + 8.

Meskipun terlihat sangat gampang, pastikan Detikers tetap teliti saat menjabarkan bilangan dan jangan sampai keliru, ya! Karena kalau keliru, bisa dipastikan langkah berikutnya juga keliru.

3. Tulis ke dalam angka romawi

Kalau Detikers sudah menuliskan angka desimal dan menjabarkan angka tersebut, Detikers sudah bisa lanjut untuk menulis angka romawi dari bilangan tersebut. Untuk memudahkan Detikers, inilah mengapa alasan mengapa kamu harus menghapalkan dulu simbol atau karakter dasar dalam sistem penomoran romawi ini.

Sistem Penulisan Pengulangan

  • Tidak boleh mengulang lebih dari tiga kali kecuali angka III
  • Yang bisa diulang hanya angka romawi I, X, C, dan M. Angka V, L, dan D tidak boleh diulang. Misalnya VVV tidak bisa menjadi angka romawi untuk 15. Penulisan yang benar XV

Untuk contoh 2.428 tadi, Detikers sudah menjabarkannya menjadi 2.000 + 400 + 20 + 8. Selanjutnya, kamu bisa mengubahnya menjadi MM + CD + XX + VIII.
Dengan begitu, penulisan 2.428 dalam bilangan romawi adalah MMCDXXVIII.

Nah, itulah penjelasan mengenai angka romawi, termasuk cara penulisannya. Semoga penjelasan di atas bisa bermanfaat untuk membantumu menghapalkan angka romawi, ya! (pal/pal)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia