Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) akan segera membuka kembali pendaftaran Beasiswa Garuda. Kapan bisa mulai mendaftar?
Kemdiktisaintek belum memberikan keterangan jadwal pembukaan pendaftaran. Namun, ada sederet ketentuan yang sudah dapat diketahui dahulu calon pelamar sebelum daftar beasiswa ini.
Beasiswa Garuda adalah bantuan pembiayaan untuk menempuh S1 di kampus dalam maupun luar negeri. Sasaran khusus beasiswa ini adalah calon mahasiswa yang berprestasi dan tertarik melanjutkan studi di bidang kesehatan, ketahanan pangan, maritim, material dan manufaktur maju, energi, pertahanan, digitalisasi, hilirisasi industri, bisnis dan ekonomi atau hukum dan kebijakan publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendaftar beasiswa Garuda tidak perlu harus memiliki letter of acceptance (LoA) dari kampus tujuan. Penerima beasiswa nantinya akan diberi kesempatan untuk memperoleh LoA di prodi sesuai prioritas nasional sampai 1 tahun setelah ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
Apa saja syarat yang harus dipersiapkan sebelum daftar Beasiswa Garuda? Dikutip dari buku pedoman resmi Beasiswa Garuda dan pengumuman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), berikut selengkapnya:
Komponen Pembiayaan Beasiswa Garuda
Ada dua jenis komponen pembiayaan Beasiswa Garuda, yakni biaya pendidikan dan biaya pendukung yang mencakup:
Dana Pendidikan
- Biaya SPP (tuition fee)
- Biaya pendaftaran
- Biaya tunjangan buku.
Dana Pendukung
- Biaya transportasi
- Biaya aplikasi visa
- Biaya asuransi kesehatan
- Biaya kedatangan
- Biaya hidup bulanan
- Biaya keadaan darurat (force majeure).
Syarat Daftar Beasiswa Garuda
Ada sederet syarat yang harus dipenuhi pelamar beasiswa yakni:
Syarat Umum
- Warga Negara Indonesia dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KIA) atau paspor
- Sedang menempuh kelas 12 di Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), atau Madrasah Aliyah (MA)
- Merupakan siswa dengan eligibilitas untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada masing-masing sekolah, ditunjukkan dengan surat keterangan dari kepala sekolah disertai dengan nilai rapor semester 1 sampai dengan semester 5 pada sekolah tersebut
- Surat keterangan sehat yang dikeluarkan oleh fasilitas kesehatan atau rumah sakit pemerintah paling lama enam bulan terhitung dari tanggal pendaftaran
- Menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP
- Bersedia tidak menerima beasiswa nongelar pada komponen pendanaan yang sama atau beasiswa bergelar dari sumber lain setelah ditetapkan sebagai penerima Program Beasiswa Garuda Sarjana
- Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa nongelar atau non-degree dengan sumber pembiayaan LPDP sampai dengan ditetapkan sebagai penerima beasiswa.
Syarat Khusus
- Memiliki prestasi yang dibuktikan dengan sertifikat tiga tahun terakhir dengan prestasi yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional atau fasilitas lain yang diakui
- Melampirkan hasil tes Intelligence Quotient (IQ) dengan skor minimal 120
- Melampirkan sertifikat Scholastic Assessment Test (SAT) dengan skor minimal 1.200
- Bagi pendaftar yang belum memiliki sertifikat SAT dan/atau sudah mempunyai sertifikat SAT tetapi belum memenuhi skor minimal 1.200, pelamar wajib mengikuti Tes Bakat Skolastik (TBS) yang akan diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Sains dan Teknologi
Dokumen Syarat Daftar Beasiswa Garuda
Selain itu, pelamar harus memenuhi syarat dokumen-dokumen berikut ini:
Dokumen Pelamar Kampus Luar Negeri
- Sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang masih berlaku dibuktikan dengan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris dengan skor minimal: 6,5 untuk International English Language Testing System (IELTS), 80 untuk Test of English as a Foreign Language - Internet Based Test (TOEFL-IBT); atau 58 untuk Pearson Test of English (PTE) Academic
- Sertifikat kemampuan bahasa resmi selain bahasa Inggris yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) seperti bahasa Prancis dengan level minimal B2, bahasa Spanyol minimal B1, bahasa Mandarin dengan skor minimal HSK 4 dengan poin 180, bahasa Jepang minimal N3, atau bahasa Jerman minimal C1.
Dokumen Pelamar Kampus Dalam Negeri
- Memiliki kemampuan bahasa Inggris dengan skor minimal: 6,0 untuk International English Language Testing System (IELTS), 500 untuk Test of English as a Foreign Language - Institutional Testing Program (TOEFL-ITP), 61 untuk Test of English as a Foreign Language - Internet Based Test (TOEFL-IBT) atau 50 untuk Pearson Test of English (PTE) Academic
Sembunyikan kutipan teks
- Khusus untuk pendaftar penyandang disabilitas, melampirkan surat keterangan sebagai penyandang disabilitas, surat persetujuan dari orang tua dan membubuhkan tanda tangan di atas meterai Rp10.000,00
Dokumen Pendukung
Bukti keikutsertaan dalam program penanganan program keluarga ekonomi tidak mampu dari pemerintah pusat dan/atau pemerintah daerah terdiri atas:
- Terdaftar sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH)
- Terdaftar sebagai pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
- Terdaftar sebagai pemilik Kartu Indonesia Pintar (KIP)
- Terdaftar sebagai pemilik Kartu Jakarta Pintar (KJP)
- Terdaftar sebagai pemilik Kartu Indonesia Sehat (KIS)
- Terdaftar dalam program lain terkait penanganan keluarga ekonomi tidak mampu
- Bukti penghasilan orang tua
- Slip gaji orang tua selama tiga bulan terakhir dari instansi, lembaga, atau perusahaan yang mempekerjakan orang tua
- Surat pernyataan pendapatan kotor gabungan orang tua yang bekerja di sektor informal
- Bukti pembayaran atau pembelian token listrik selama tiga bulan terakhir.
Itulah beberapa informasi syarat dan ketentuan mengenai pendaftaran Beasiswa Garuda. Pantau terus media sosial atau website Beasiswa Garuda di https://www.beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id supaya tidak ketinggalan informasi terbaru ya!
