BRIN dan LPDP Buka 2 Beasiswa Doktor 2026, Ini Skemanya

ADVERTISEMENT

BRIN dan LPDP Buka 2 Beasiswa Doktor 2026, Ini Skemanya

Nikita Rosa - detikEdu
Selasa, 28 Jul 2026 08:15 WIB
ilustrasi riset
BRIN dan LPDP Buka Beasiswa S3. (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran dua program beasiswa doktor. Program ini ditujukkan untuk meningkatkan jumlah lulusan S3 yang dapat berkontribusi pada riset dan inovasi.

Beasiswa bertajuk Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional serta Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research ini dirancang untuk menjawab tantangan riset nasional menuju Indonesia Emas 2045.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Target pada 2045, kita harus bisa membentuk 4.000 SDM IPTEK dari 1 juta penduduk. Target kedua adalah 30% diantaranya berkualifikasi S3 dan Indonesia segera memiliki 200 SDM IPTEK yang masuk dalam 2% World's Top Scientist," ujar Titalinda Dwi Permata dari Direktorat Manajemen Talenta BRIN dalam laman BRIN dikutip Senin (27/7/2026).

Tentang Program Beasiswa BRIN dan LPDP

Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional akan berfokus pada empat bidang riset yang belum banyak dilakukan di Indonesia, termasuk Pemanfaatan Biodiversitas Maju, Maritim dan Laut Dalam, Penerbangan dan Antariksa, serta Nuklir dan Teknologi Radiasi.

ADVERTISEMENT

Kemudian Program Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional Jalur Doctor by Research berfokus pada delapan bidang industri strategis, yaitu kesehatan, ketahanan pangan, digitalisasi,hilirisasi dan industrialisasi, pertahanan, material dan manufaktur maju, energi, dan maritim.

Syarat beasiswa ini adalah:

  1. Warga negara Indonesia (tidak termasuk CPNS/TNI/POLRI).
  2. IPK minimal 3,25 pada skala 4,00 dari jenjang studi sebelumnya.
  3. Batas Usia maksimal 40 tahun untuk pendaftar umum dan maksimal 42 tahun untuk pendaftar PNS.
  4. Persyaratan kemampuan bahasa Inggris tujuan dalam negeri:
    TOEFL ITP: 530
    TOEFL iBT: 70
    PTE Academic: 50
    IELTS: 6,0
    Duolingo: 110
  5. Persyaratan kemampuan bahasa Inggris tujuan luar negeri:
    TOEFL iBT: 80
    PTE Academic: 58
    IELTS: 6,5
    Duolingo: 120

Pendaftar yang telah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional akan dibebaskan dari Seleksi Bakat Skolastik (SBS). Mereka dapat langsung melanjutkan ke tahap Seleksi Substansi.

Pendaftaran beasiswa akan dibuka hingga 31 Juli 2026. Pelamar yang lolos akan diumumkan pada 30 November 2026.



(nir/pal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads