×
Ad

BRIN dan LPDP Buka Beasiswa Doctor by Research, Seperti Apa Skemanya?

Nikita Rosa - detikEdu
Kamis, 16 Jul 2026 10:30 WIB
BRIN dan LPDP Buka Beasiswa S3. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) telah membuka skema Beasiswa Doctor by Research. Beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah peneliti bergelar doktor dan memperkuat kapasitas riset nasional.

"Pengembangan talenta riset dirancang sebagai ekosistem yang berkelanjutan, mulai dari program magang mahasiswa, pendidikan magister dan doktor berbasis riset (degree by research), hingga programpascadoktoral, joint research visit, dan visiting researcher," ujar Direktur Manajemen TalentaBRIN, Ajeng Arum Sari dalam lamanBRIN, Senin (13/7/2026).

Beasiswa bertajuk Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi (DTRI) ini dibuka bagi lulusan sarjana maupun magister yang ingin menempuh pendidikan doktor pada bidang-bidang prioritas nasional. Fokus bidang studi termasuk:

  1. Kesehatan
  2. Ketahanan Pangan
  3. Digitalisasi (AI & Semikonduktor)
  4. Hilirisasi & Industrialisasi
  5. Pertahanan
  6. Material & Manufaktur Maju
  7. Energi
  8. Maritim

SelainDTRI,BRIN juga menawarkan program Doctor by Research (DBR) yang didukungLPDP. Skema ini dibuka melalui kemitraan dengan sejumlah perguruan tinggi, antara lain Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), serta berbagai universitas di Inggris, Australia, Prancis, dan Belanda.

Syarat Beasiswa Doctor by Research BRIN dan LPDP

  1. Warga negara Indonesia (tidak termasuk CPNS/TNI/POLRI).
  2. IPK minimal 3,25 pada skala 4,00 dari jenjang studi sebelumnya.
  3. Batas Usia maksimal 40 tahun untuk pendaftar umum dan maksimal 42 tahun untuk pendaftar PNS.
  4. Persyaratan kemampuan bahasa Inggris tujuan dalam negeri:
    TOEFL ITP: 530
    TOEFL iBT: 70
    PTE Academic: 50
    IELTS: 6,0
    Duolingo: 110
  5. Persyaratan kemampuan bahasa Inggris tujuan luar negeri:
    TOEFL iBT: 80
    PTE Academic: 58
    IELTS: 6,5
    Duolingo: 120

Pendaftar akan melewati tahapan seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, dan seleksi substansi. Selama menempuh studi, penerima beasiswa diperbolehkan tetap bekerja.

Para alumni beasiswa wajib kembali dan mengabdi di Indonesia selama dua kali masa studi ditambah satu tahun (2n + 1) setelah menyelesaikan studi. Alumni juga dapat mengikuti program pascadoktoral atau program mobilitas periset BRIN.



Simak Video "Video: Mendiktisaintek Tindak Lanjuti Usulan Beasiswa Doktor untuk Dosen"

(nir/pal)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork