3 Kriteria Peserta yang Bisa Otomatis Gratis Ikut UTBK SNBT 2026, Apa Saja?

ADVERTISEMENT

3 Kriteria Peserta yang Bisa Otomatis Gratis Ikut UTBK SNBT 2026, Apa Saja?

Novia Aisyah - detikEdu
Minggu, 29 Mar 2026 15:00 WIB
KIP Kuliah 2025
KIP Kuliah. Foto: Tya Eka Yulianti.
Jakarta -

Pemegang nomor KIP Kuliah bisa mendaftar UTBK SNBT 2026 secara gratis. Namun, ada beberapa ketentuan yang menentukan apakah peserta bisa dibiayai atau tidak.

Melalui Sosialisasi KIP Kuliah Jalur SNBT 2026 yang digelar daring melalui YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Tim Teknis KIP Kuliah Sony H Wijaya menjelaskan tiga persyaratan pendaftar SNBT 2026 otomatis dikenakan pembiayaan UTBK secara gratis.

Sony memaparkan, siswa yang akan dapat subsidi untuk ikut UTBK SNBT adalah yang memegang Kartu Indonesia Pintar Dikdasmen 2025 dan masuk ke dalam desil pertama Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang akan mendapatkan subsidi dari kami adalah pemegang KIP Dikdasmen 2025 dan desil DTSEN ke-1. Jadi untuk yang memenuhi dua kondisi itu. Itu sebenarnya bisa dilihat di dashboard KIP Kuliahnya," terang Sony pada Kamis (26/3/2026)

"Itu otomastis kalau yang bersangkutan daftar ikut seleksi SNBT, otomatis kami akan bayar. Yang bersangkutan akan dibebaskan dari aspek pembiayaan biaya pendaftaran," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Pada acara yang sama, Ketua Tim Kerja KIP Kuliah dan ADik, Muni Ika menegaskan, walau sudah memenuhi kriteria pemegang KIP dan DTSEN desil 1, peserta tidak bisa lantas berpikir bahwa secara otomatis akan memperoleh pembiayaan UTBK secara gratis. Pasalnya, peserta tetap perlu mendaftar keikutsertaan KIP Kuliah.

"Kalau dia pemegang KPI SMA, dan dia terdaftar di DTSEN desil 1, kemudian dia sudah daftar KIP Kuliah (baru bisa gratis UTBK SNBT 2026)," tegas Muni Ika.

Kenapa Harus Daftar KIP Kuliah Dulu, Baru SNBT?

Calon mahasiswa diimbau untuk lebih dulu melengkapi berkas-berkas di sistem KIP Kuliah sebelum mendaftar SNBT. Hal ini bukan tanpa alasan, melainkan terkait proses teknis integrasi data antara dua sistem tersebut.

"Kami mungkin sedikit berbeda untuk menentukan waktu buka-tutupnya karena di sini kan ada mekanisme integrasi. Sistem KIP Kuliah itu berbagi data dengan sistemnya SNPMB. Sehingga kita spare waktu kurang lebih 30 menit," beber Sony.

"Jadi bukanya oke lah kurang lebih jam 15.30 (WIB). Kemudian nanti tutupnya kita akan maju kurang lebih 30 menit," imbuhnya.

Maka, pada saat penutupan pendaftaran SNBT 2026 pada 7 April pukul 15.00 WIB mendatang, sistem pendaftaran KIP Kuliah akan ditutup 30 menit sebelumnya pada 14.30 WIB.

"Kami nanti akan tutup 30 menit lebih awal untuk memberikan sistem waktu untuk melakukan integrasi langsung dengan sistemnya SNPMB," ungkapnya.




(nah/pal)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia
Hide Ads