Kemdikbud Buka 3 Jenis Beasiswa S2 di Singapura, Ini Kriterianya

Kemdikbud Buka 3 Jenis Beasiswa S2 di Singapura, Ini Kriterianya

Fahri Zulfikar - detikEdu
Selasa, 06 Des 2022 20:30 WIB
Graduation hat with degree paper on a stack of book against blurred background
Foto: Thinkstock/Leolintang/ilustrasi beasiswa
Jakarta -

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) membuka kesempatan untuk mahasiswa mengikuti program beasiswa gelar magister dari The Lee Kuan Yew School of Public Policy Singapura.

The Lee Kuan Yew School of Public Policy melalui Kemdikbud menawarkan 3 jenis beasiswa yakni One-year Master in Public Administration (MPA), Two-year Master in Public Policy (MPP) dan Two-year Master in International Affairs (MIA).

Batas waktu pendaftaran adalah 15 Desember 2022 untuk beasiswa program MIA dan MPP, dan 31 Desember 2022 untuk program beasiswa MPA. Untuk informasi lengkap mengenai kriteria beasiswa, berikut ini rangkumannya.

3 Beasiswa The Lee Kuan Yew School of Public Policy Singapura:

1. Magister Administrasi Publik (MPA)

Magister Administrasi Publik (MPA) satu tahun penuh adalah program studi interdisipliner yang ditujukan untuk profesional tingkat menengah yang bercita-cita untuk mengambil peran manajemen senior atau membuat perubahan karier.

Bidang utamanya adalah Proyek Studi Pemerintahan, yang memberi mahasiswa kesempatan untuk belajar dan meneliti di negara tetangga.

Kriteria Penerimaan

- Pelamar harus memiliki pengalaman kerja minimal 5 tahun

- Mencapai posisi manajerial tingkat menengah dalam karier

- Memiliki cita-cita untuk berperan di bidang manajemen dan menunjukkan komitmen terhadap pelayanan publik

- Mahir dalam bahasa Inggris lisan dan tulisan

Dokumen yang Diperlukan

• Formulir aplikasi online

• Ijazah dan transkrip akademik (termasuk deskripsi penilaian)

• Curriculum vitae atau resume

• TOEFL/IELTS

• Nilai tes GRE/GMAT (opsional)

• Dua esai

• Dua surat referensi (profesional)

• Bagan Organisasi. Gambarkan dan tunjukkan dengan jelas posisi saat ini dalam organisasi, termasuk dua tingkat di atas dan dua tingkat di bawah posisi pelamar saat ini.

Program dibuka mulai 1 Agustus dan ditutup pada 31 Desember setiap tahunnya. Klik DI SINI untuk informasi lebih lanjut.

2. Magister Kebijakan Publik (MPP)

Magister Kebijakan Publik (MPP) selama dua tahun bermanfaat bagi mahasiswa agar bisa memberikan landasan yang kuat dalam analisis kebijakan, evaluasi program, dan manajemen.

Lewat program ini, mahasiswa akan dilengkapi dengan keterampilan dan kompetensi yang diperlukan untuk menjadi pembuat kebijakan dan analis yang sangat terampil di sektor publik, swasta, atau nirlaba.

Penerimaan Kriteria

Pelamar MPP harus menunjukkan perbedaan intelektual, karakter pribadi dan kemampuan kepemimpinan.

Mereka juga harus memiliki setidaknya gelar sarjana dan pengalaman kerja hingga lima tahun. Selain itu, pelamar juga harus mahir dalam bahasa Inggris lisan dan tulisan.

Dokumen yang Diperlukan

• Formulir aplikasi online

• transkrip dan sertifikat akademik resmi (termasuk deskripsi penilaian)

• Daftar riwayat hidup atau resume

• Skor 100 (tes berbasis internet TOEFL), 600 (tes berbasis kertas TOEFL) atau 7.0 (tes akademik IELTS)

• Dua esai

• Dua laporan referensi, satu profesional dan satu akademik.

Program ini dibuka mulai 1 Agustus dan ditutup pada 15 Desember setiap tahunnya. Info selengkapnya bisa klik DI SINI.

3. Magister Urusan Internasional (MIA)

Wakil Dekan dan Profesor Wilmar Studi Asia, Profesor Kanti Bajpai mengatakan program MIA dimaksudkan untuk membekali mahasiswa dengan alat analisis untuk memahami lebih dinamis tentang urusan internasional.

Program ini juga ditujukan agar mahasiswa sanggup berpikir keras dan kreatif tentang pembuatan kebijakan untuk dunia yang lebih aman dan lebih berkelanjutan.

Manfaat Ikut Program MIA

Tidak hanya pengetahuan kerja dan pemahaman mendalam tentang masalah, teori, dan debat dalam urusan internasional saja, program ini memiliki manfaat antara lain:

a. Kesadaran kritis akan kekuatan dan keterbatasan masing-masing sub bidang urusan internasional dan bagaimana memahami kompleksitasnya.

b. Bagaimana menerapkan teori kunci dan alat analitis untuk menyusun solusi untuk masalah yang kompleks.

c. Keterampilan lintas budaya dan pengambilan keputusan untuk membuat penilaian praktis yang seimbang dengan pertimbangan teoretis, analitis, dan etis.

d. Keyakinan untuk memprovokasi dan mempengaruhi transformasi positif di dunia, memecahkan masalah dengan cara yang konstruktif, imajinatif, sehat secara analitis, layak secara praktis dan masuk akal secara budaya.

e. Pemahaman yang dalam dan bernuansa tentang Asia dan tempatnya di dunia.

Program MIA sendiri telah dibuka sejak 1 Agustus 2022 dan ditutup pada 15 Desember 2022 mendatang. Informasi selengkapnya bisa cek DI SINI.

Nah, itulah penjelasan mengenai beasiswa S2 The Lee Kuan Yew School of Public Policy Singapura yang dibuka melalui Kemdikbud RI. Semoga berhasil detikers!



Simak Video "Syarat Lengkap Beasiswa Chevening untuk Kuliah S2 di Inggris Raya"
[Gambas:Video 20detik]
(faz/nwk)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia