Tips Susun CV agar Lolos Beasiswa & Karier di Luar Negeri, Cari Tahu di Sini!

Anatasia Anjani - detikEdu
Selasa, 11 Jan 2022 16:30 WIB
cv
Foto: iStock
Jakarta -

Curriculum vitae atau CV adalah komponen penting untuk mendaftar pekerjaan. Tidak hanya itu CV, juga digunakan untuk mendaftar beasiswa. Saat ini berkembang sebuah sistem yang berfungsi menscreening CV secara online.

Software tersebut bernama curriculum vitae applicant system program (CV ATS). Sayangnya, masih banyak masyarakat maupun mahasiswa yang belum mengetahui CV ATS. Terutama bagi mereka yang ingin mengajukan lamaran ke luar negeri.

Menurut pengajar dari Wall Street English Ryan Blasczyk, CV ATS adalah sebuah dokumen pribadi yang bisa menggambarkan kualitas dari pelamar, utamanya bagi seorang fresh graduate yang ingin mengajukan lamaran utamanya ke perusahaan internasional maupun beasiswa luar negeri.

"Akan tetapi CV ATS di tiap daerah sangatlah berbeda, karena bergantung akan negara, maupun perusahaan yang dituju," jelas Ryan yang dikutip dari laman Unair.

Ryan juga menjelaskan jika CV ATS harus sesuai dengan kemampuan dan latar pendidikan yang dimiliki. Jika seseorang melamar pekerjaan tertentu namun tidak sesuai dengan latar belakang keterampilan ataupun pendidikan yang dimiliki, maka secara langsung orang tersebut tidak dapat lolos dalam seleksi CV ATS.

"Semisal kalian ingin menjadi dokter, tapi kalian lulusan sarjana pendidikan, maka secara otomatis kalian tidak diterima karena mendaftar pada kualifikasi yang tidak sesuai dengan latar belakang kalian," kata Ryan.

Adapun, Ryan juga menekankan agar terus mengembangkan kemampuan dan kualitas berbahasa Inggris. Terutama bagi mereka yang ingin mencoba untuk berkarier dan beasiswa di luar negeri. Menurut Ryan, bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang banyak digunakan di berbagai negara di belahan dunia.

"Bahasa Inggris itu penting, karena kalau kalian tidak bisa bahasa Inggris maka kalian akan kerepotan dalam menyusun CV ATS. Karena semuanya menggunakan bahasa Inggris untuk yang ingin melamar pekerjaan maupun beasiswa di luar negeri," ujar Ryan.

Tips Menyusun CV ATS

1. Jangan Memakai Template Design yang Mencolok

Gunakanlah template dasar CV yang sederhana dan minimalis. Hal itu dikarenakan CV kalian akan dibaca oleh sistem. Semakin sederhana CV tersebut semakin besar juga peluang isi dari CV yang terbaca oleh sistem.

2. Menggunakan Tulisan yang Formal dan Standar

Gunakanlah font penulisan yang standar seperti Arial, Times New Roman, Helvetica, TMR, dan sebagainya. Tujuannya agar CV semakin mudah diproses oleh ATS.

3. Mengoptimalkan dengan Kata Kunci

Tampilkanlah kata kunci sesuai dengan posisi yang dituju. Misalnya jika kalian melamar kerja sebagai penulis maka tulislah kata kunci sesuai dengan profesi penulis.

4. Hindari Grafik, Tabel, dan Gambar

CV ATS tidak boleh memuat foto, logo, gambar, tabel, garis tebal, diagram, warna gelap, dan simbol. Hal ini dikarenakan system ATS hanya dapat membaca kata kunci yang ada dalam objek garis saja.

Jadi jika kalian memasukkan kompetensi kerja dalam sebuah teks box, uraian teks yang ada dalam text box tersebut tidak terbaca oleh system ATS.

5. Periksa CV

Agar CV kalian termasuk dalam CV ATS Friendly kalian dapat melakukan test copy dan paste di editor teks biasa. Jika ada informasi yang hilang maupun isinya tidak teratur, maka CV kalian perlu diperbaiki.

Itulah tips membuat CV ATS agar lolos beasiswa dan berkarier di luar negeri. Jangan lupa diperhatikan ya detikers!



Simak Video "Ada Beasiswa Pelatihan Guru di Jepang, Ini Syarat dan Fasilitasnya!"
[Gambas:Video 20detik]
(atj/nwy)

Ranking PTN

Berikut daftar 5 Perguruan Tinggi terbaik Indonesia