detikBali

Bali Mulai Ditinggalkan? 3 Destinasi Ini Diprediksi Jadi Tren pada 2027

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bali Mulai Ditinggalkan? 3 Destinasi Ini Diprediksi Jadi Tren pada 2027


I Gusti Ayu Natasha - detikBali

Young woman taking a selfie during exploration at forest
Foto: Ilustrasi liburan. (Getty Images/Frazao Studio Latino)
Denpasar -

Nama Bali harum di mata dunia lewat pariwisata. Namun, seiring waktu berjalan, Pulau Dewata mulai dinilai terlalu padat, mahal hingga kehilangan nuansa autentik. Media asing pun mulai berbondong-bondong merekomendasikan destinasi lain di Indonesia untuk tren wisata 2027.

Media asal Uni Eropa, EuroNews, merilis prediksi tren wisata global 2027. Indonesia masuk dalam daftar artikel bertajuk "Inception trips, Chinamaxxing and undertourism: Euronews Travel's top trends and predictions for 2027" itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut EuroNews, Bali dianggap menjadi destinasi liburan mewah dengan harga terjangkau bagi turis Barat. Namun, sentimen negatif mulai muncul. Banyak turis kecewa karena bisnis lokal yang dahulu diagung-agungkan perlahan terganti oleh usaha milik warga asing. Suasana kini juga kerap padat dan komersial.

Jurnalis EuroNews, Saskia O'Donoghue, menceritakan pengalamannya saat berlibur ke Bali dua tahun lalu. Baginya, Bali merupakan pulau yang menyenangkan dan memukau. Namun, suasana terasa terlalu padat oleh wisatawan, jalanan macet oleh pelancong yang ingin mengunjungi sebanyak mungkin destinasi dalam waktu yang singkat.

ADVERTISEMENT

Seiring meningkatnya popularitas Bali, harga-harga di Pulau Dewata pun kian meningkat. Dalam beberapa kasus, biaya akomodasi dan makanan bisa menyaingi harga di Eropa. Salah satu alasan utama wisatawan datang ke Bali, yaitu biaya murah, kini mulai tidak berlaku.

Di tengah kepadatan Bali, EuroNews justru melihat peluang di destinasi lain. Indonesia dinilai masih memiliki banyak tempat yang jarang dikunjungi sehingga pengalaman liburan yang lebih terjangkau, autentik, serta tenang sangat mungkin untuk didapatkan.

O'Donoghue memberi beberapa saran destinasi pengganti Bali untuk 2027. Berikut tiga rekomendasi utamanya.

1. Lombok: Relatif Lebih Murah, Alam yang Masih Asri
Lombok dapat menjadi pilihan utama. Lokasinya tak jauh dari Bali, berada tepat di sebelah Pulau Dewata. Lombok menawarkan harga yang lebih murah dan alam yang belum terjamah.

Keberadaan Rinjani sebagai gunung tertinggi kedua di Indonesia menjadi salah satu penarik utama. Destinasi ini cocok untuk wisatawan yang mencari pengalaman hiking, pantai nan tenang, maupun suasana yang lebih santai dibanding Bali.

2. Taman Nasional Komodo: Bertemu Hewan Purba di Habitatnya
Bagi pecinta alam sejati, EuroNews merekomendasikan Taman Nasional Komodo, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO yang didirikan untuk melestarikan komodo yang unik. Taman Nasional Komodo akan membawa turis menyaksikan langsung kehidupan liar hewan purba di habitat aslinya.

Berbagai satwa lain, seperti rusa Timor, paus, lumba-lumba, maupun penyu dapat ditemukan di sana. Destinasi ini sangat cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati pengalaman petualangan, diving, dan wildlife watching dalam satu trip.

3. Raja Ampat: Surga Terpencil Bawah Laut
Raja Ampat menjadi salah satu destinasi untuk mencari pengalaman menjelajahi wilayah yang benar-benar terpencil. Kepulauan terpencil ini terkenal memiliki salah satu keanekaragaman hayati laut terkaya di dunia. O'Donoghue mengingatkan Raja Ampat hanya bisa dijangkau dengan kapal feri.

Raja Ampat menawarkan ratusan pulau dengan hutan lebat yang memanjakan mata. Selain itu, Raja Ampat juga dikenal karena pantai-pantainya dengan air laut biru hingga terumbu karang yang kaya akan kehidupan laut. Bagi penyelam dan pecinta snorkeling, ini bisa menjadi ultimate destination di Indonesia.

Rekomendasi EuroNews menjadi sinyal penting bagi pariwisata Indonesia. Bali tetap kuat menjadi brand global, tetapi destinasi lain, seperti Lombok, Taman Nasional Komodo, maupun Raja Ampat, mulai dilirik sebagai alternatif yang lebih autentik dan belum terlalu padat.

Bagi wisatawan, ini bisa menjadi inspirasi untuk merencanakan liburan 2027. Ini adalah momentum yang tepat untuk menjelajahi destinasi selain Bali yang masih asri, lebih terjangkau, dan menawarkan pengalaman berbeda.



(hsa/hsa)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads