Melali

Serunya Berkemah dan Petik Stroberi di Tepi Danau Buyan

Gangsar Parikesit - detikBali
Senin, 05 Okt 2026 07:45 WIB
Suasana pagi hari di Danau Buyan, Buleleng, Bali, Minggu (27/9/2026). Foto: Gangsar Parikesit/detikBali
Buleleng -

Aneka tenda berwarna-warni berdiri di tepi Danau Buyan. Beragam perlengkapan berkemah seperti kompor, alat masak, alat makan, hingga kursi dan meja lipat tertata di depan tenda pada Sabtu (26/9/2026) sore. Adapun para penghuni tenda asyik memancing, mengobrol, maupun sekadar duduk sambil memandang danau seluas 490 hektare tersebut.

Saya berkesempatan melali (jalan-jalan) dan berkemah di tepi Danau Buyan. Sore itu, saya mendirikan tenda di Taman Wisata Gangga Buyan. Terdapat sejumlah tempat berkemah di sisi danau yang terletak di Kabupaten, Buleleng, Bali, tersebut.

Perlu waktu sekitar 20 menit bagi saya untuk mendirikan tenda. Saya berjalan di tepi danau seusai mendirikan tenda untuk sekadar melepas penat setelah mengemudi dua jam dari Kota Denpasar. Sore itu suhu di sekitar Danau Buyan sekitar 20 derajat Celsius.

Matahari perlahan-lahan menghilang di balik bukit. Sedangkan, bulan mulai nampak seiring hari berganti malam. Lampu di sejumlah tenda menyala temaram. Malam tak terlalu gelap karena pengelola camping ground menyalakan lampu di area berkemah.

Suhu pun mulai turun hingga 18 derajat Celsius. Para pekemah mengenakan jaket, sarung tangan, hingga penutup kepala untuk mengusir dingin. Saya pun mengenakan jaket, kaus kaki, dan penutup kepala agar tetap hangat.

Tenda berdiri di tepi Danau Buyan, Buleleng, Bali, Minggu (27/9/2026). Foto: Gangsar Parikesit/detikBali


Pengelola Taman Wisata Gangga Buyan menyediakan sejumlah gazebo yang bisa digunakan oleh pengunjung. Gazebo-gazebo itu juga dilengkapi stopkontak sehingga pelancong bisa mengisi daya telepon genggam, speaker, maupun lampu. Tempat istirahat itu juga dilengkapi keran demi memudahkan pekemah mengisi air untuk memasak maupun mencuci alat masak dan alat makan.

Fasilitas lainnya yang bisa digunakan pengunjung adalah kamar mandi. Terdapat 12 toilet yang tersebar di area berkemah seperti di samping warung dan di dekat pintu masuk tempat wisata tersebut.

Penjaga camping ground berkeliling pada pukul 20.00 Wita untuk memeriksa tiket para pekemah. Saya pun baru membeli karcis saat itu karena sebelumnya petugas mempersilakan masuk untuk melihat situasi dan bisa membayar karcis malam hari.

Tiket untuk berkemah sebesar Rp 50 ribu per tenda. Sedangkan, tiket untuk pengunjung dewasa Rp 10 ribu dan anak-anak Rp 5 ribu.

Admin Taman Wisata Gangga Buyan, Eka Putri Suastini, mengeklaim harga tiket masuk tempat berkemah itu sangat terjangkau. "Apalagi, pengelola tidak melarang pengunjung membawa makanan dan minuman dari luar," tuturnya kepada detikBali.

Eka menuturkan pekemah wajib mematikan speaker sebelum pukul 23.00 Wita. Tujuannya, agar tidak mengganggu warga setempat. Imbauan itu juga terpacak di sejumlah gazebo.

Menurut Eka, pengunjung yang ingin berkemah juga bisa menyewa perlengkapan. Pengelola menyewakan aneka perkakas berkemah mulai dari kompor seharga Rp 25 ribu, wajan Rp 15 ribu, lampu Rp 20 ribu, hingga tenda Rp 100 ribu. Selain itu, terdapat delapan tempat glamping dengan beragam fasilitas seperti kamar mandi dalam dan pemanas air di area berkemah seluas enam hektare tersebut.

Taman Wisata Gangga Buyan, Eka melanjutkan, dibangun sejak 2018 dan dibuka untuk umum setahun kemudian. Tempat berkemah di Banjar Buyan, Desa Pancasari, itu justru ramai saat pandemi COVID-19 karena wisatawan mencari objek wisata yang tidak sesak. "Saat itu kami tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan," tutur perempuan berusia 29 tahun tersebut.

Malam makin larut. Suara jangkrik mengerik terdengar jelas. Bintang dan bulan menghias langit malam itu. Dari tenda saya bisa melihat lampu-lampu di seberang Danau Buyan.

Saya segera masuk tenda karena udara makin menggigit dan rasa kantuk yang tak tertahankan. Tak lama saya pun terlelap di balik selimut.

Simak Video "Video: WITF 2026 Kembali Digelar, Perkuat Akses Pariwisata RI ke Pasar Global"


(gsp/gsp)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork