Kawasan Penebel, Kabupaten Tabanan, menjadi pilihan wisatawan untuk menikmati libur Maulid Nabi, Selasa (25/8/2026). Panorama alam berupa hamparan persawahan, perbukitan, hingga udara sejuk menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin mencari suasana berbeda dari hiruk-pikuk perkotaan.
Sejak pagi, sejumlah destinasi wisata di kawasan Penebel mulai ramai dikunjungi. Salah satunya wisata alam air panas alami Espa di Desa Penatahan. Wisatawan terlihat berdatangan secara berkelompok, mayoritas bersama keluarga. Tak sedikit pula pasangan muda-mudi yang memilih kawasan tersebut untuk mengisi waktu libur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu wisatawan, Arimbawa, sengaja datang bersama keluarganya dari Peguyangan, Denpasar, untuk menikmati hangatnya air panas belerang alami sekaligus suasana alam Penebel.
Ayah dua anak yang bekerja sebagai karyawan swasta itu berangkat dari Denpasar sekitar pukul 08.00 Wita. Ia memilih berangkat lebih pagi untuk menghindari kepadatan lalu lintas.
"Saya datang rombongan. Saya, istri, anak, dan saudara juga," ujarnya.
Suasana pengunjung di Hanaloka Cafe, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan saat hari libur Maulid Nabi, Selasa (25/8/2026). (Foto: I Dewa Made Krisna Pradipta/detikBali) |
Menurut Arimbawa, kunjungan ke air panas alami tersebut bukan kali pertama. Ia mengaku sudah beberapa kali datang karena suasana yang ditawarkan membuatnya tidak bosan.
"Saya sudah beberapa kali datang ke sini dan tidak bosan. Mumpung libur," katanya.
Selain wisata air panas, kawasan Penebel juga diramaikan oleh sejumlah kafe yang menawarkan pemandangan persawahan. Salah satunya Hanaloka Cafe di Desa Wongaya Gede yang turut menjadi pilihan wisatawan pada momentum libur kali ini.
Ari, wisatawan asal Uluwatu, mengaku sengaja mencari tempat yang sejuk untuk menghabiskan hari libur. Ia dan pasangannya berangkat sekitar pukul 07.00 Wita dan awalnya berencana mengunjungi salah satu tempat ngopi di sekitar Wongaya. Namun, karena tempat yang ia tuju sudah ramai, ia kemudian memilih Hanaloka Cafe.
"Memang sengaja pas hari libur cari tempat healing yang dingin dan sejuk. Karena di Uluwatu cuma ada pantai saja," ujarnya.
Menurut Ari, suasana persawahan dan udara sejuk menjadi daya tarik utama kawasan Penebel. Selain itu, harga makanan dan minuman yang dinilai terjangkau membuat destinasi semacam ini cocok dikunjungi pasangan muda maupun keluarga.
"Memang senang lihat sawah, gunung, dan cari udara sejuk. Kalau di Uluwatu kan panas," terangnya
