Yuk Kenalan dengan Jalak Bali, Burung Lincah yang Setia 1 Pasangan

Yuk Kenalan dengan Jalak Bali, Burung Lincah yang Setia 1 Pasangan

Tim detikTravel, Tim detikBali - detikBali
Minggu, 09 Okt 2022 23:10 WIB
A Bali mynah prepared to be released into the wild perch on three branches inside an enclosure in Tabanan, Bali, Indonesia on April 17, 2022. Capture of the highly sought collectors item in the international cage bird trade for more than a century coupled with habitat loss led to the bird being listed as critically endangered in 1994. By 2001 only a few Bali mynahs were living in the wild with thousands in captivity across the globe, but, a conservation program over the past 10 years has seen success with population now estimated to be more than 400 throughout West Bali National Park. (AP Photo/Tatan Syuflana)
Jalak bali (Foto: AP/Tatan Syuflana)
Bali -

Belum lama ini, tepatnya saat Hari Konservasi Alam Nasional, ratusan jalak bali dilepasliarkan ke habitat aslinya di kawasan Taman Nasional Bali Barat. Hal itu merpakan salah satu upaya pemulihan jalak bali atau yang dikenal dengan istilah curik bali.

Simak beberapa fakta tentang jalak bali yang bernama latin Leucopsar rothschildi. Mulai dari karakter hingga sifatnya yang setia dengan satu pasangan!

Jalak bali memang berasal dari Bali. Ciri khas burung ini adalah warna putih, kecuali pada ujung ekor dan sayap berwarna hitam. Berikutnya pada bagian pipi tidak terdapat bulu, berwarna biru cerah dan kaki yang keabu-abuan.


Jalak bali jantan maupun betina sama-sama memiliki jambul. Cara membedakannya adalah jambul milik jalak bali jantan lebih tegak.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya menyebut pemulihan populasi jalak bali di Taman Nasional Bali Barat sudah ada sebanyak 452 ekor per April 2022. Pemulihan populasi jalak bali perlu terus menerus diupayakan, terlebih jalak bali termasuk satwa yang dilindungi.

Berikut adalah 3 fakta tentang jalak bali sebagaimana dilansir dari detikTravel:

Lincah dan Periang

Salah satu karakter dari burung jalak bali adalah periang. Burung ini suka berkicau dan lincah bermain. Itu sebabnya banyak orang yang tertarik memeliharanya. Hal ini menyebabkan populasi jalak bali merosot.

Untuk posisi dalam rantai makanan, jalak bali tergolong sebagai predator. Ia merupakan omnivora yang memakan satwa lain seperti ulat dan bagian tumbuhan seperti nektar.

Keberadaan jalak Bali sempat dinyatakan hampir hilang akibat perburuan dan konversi lahan di Pulau Dewata. Burung cantik ini pun masuk dalam daftar satwa langkaKeberadaan jalak Bali sempat dinyatakan hampir hilang akibat perburuan dan konversi lahan di Pulau Dewata. Burung cantik ini pun masuk dalam daftar satwa langka Foto: Dedy Istanto/Detikcom

Setia dengan Satu Pasangan

Jalak bali bereproduksi secara monogai alias hanya berkembangbiak dengan satu pasangan. Jalak bali umumnya kawin di musim hujan. Jalak bali jantan akan menarik perhatian betina yang ia suka dengan cara menganggukkan kepala sembari berkicau.

Jika sudah begitu, jalak bali jantan selanjutnya menghampiri betina itu dan jambulnya akan mekar. Bila jalak bali betina juga tertarik, ia akan mengangguk dengan posisi berhadapan.

Bila sudah kawin, dua sejoli ini akan membuat sarang. Mereka termasuk pasangan yang menjaga privasi. Tak hanya itu, jalak bali jantan juga tak segan mengusir siapapun yang mengganggu teritorinya. Itu karena di sana ada pasangan dan anak-anaknya.

Selain setia, jalak bali juga dikenal kompak dalam membesarkan anak. Mereka akan bekerja bersama membuat sarang dan bergantian ketika mencari makan dan mengerami telur.

Jalak Bali Terancam Punah

Pada saat ditemukan tahun 1912, jumlah jalak bali di alam liar sekitar 500 ekor. Akan tetapi banyak terjadi perburuan liar dan penjualan jalak bali di pasar gelap.

Pada 1996, karena perburuan dan perdagangan di black market sangat massif, populasi burung ini hingga tahun 2000-an hampir punah. Bahkan, jumlahnya bisa dihitung dengan jari di alam liar.

Seiring berjalan waktu, mulailah diberikan izin kepada kelompok masyarakat dan komunitas pecinta burung untuk mengembangbiakkan jalak bali di bawah pembinaan TNBB. Saat ini, jalak bali dilihat secara langsung di Taman Nasional Bali Barat di Buleleng, Bali.



Simak Video "Jalak Bali, Burung Endemik Bali yang Terancam Punah"
[Gambas:Video 20detik]
(iws/irb)