Wajib Dicicipi! Olahan Bebek Rempah-rempah ala Wedja Restaurant Ubud

Ni Made Lastri Karsiani Putri - detikBali
Rabu, 10 Agu 2022 22:47 WIB
Salah satu menu unggulan bebek rempah-rempah di Wej=dja Restaurant Ubud
Salah satu menu unggulan bebek rempah-rempah di Wej=dja Restaurant Ubud, Gianyar, Bali (Foto: Ni Made Lastri Karsiani Putri)
Ubud -

Menu olahan bebek menjadi salah satu ikon kuliner di Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali.

Bagi pecinta kuliner berbahan baku bebek, menu di Wedja Restaurant Ubud ini wajib dicoba dan dicicipi.

Berbeda dari menu olahan bebek di warung atau restaurant lainnya, di Wedja Restaurant, menu bebek diproses dan diolah secara khusus. Bahkan perebusan sendiri bisa berlangsung hingga dua jam lamanya.


Hal tersebut disampaikan oleh Chef Wedja Restaurant, Gede Wahyu (29) ketika ditemui detikBali pada Rabu (10/8/2022).

Ia menuturkan, dalam pengolahan menu bebek khususnya untuk menu Bebek Rempah-rempah, daging bebek tersebut akan melewati proses perebusan sebanyak dua kali.

"Selain pakai bebek dengan kualitas terbaik, bebek di sini juga direbus sebanyak dua kali dan waktu perebusan itu kami isikan dengan rempah-rempah. Seperti jahe dan kunyit. Setelah itu baru digoreng," ungkap Chef Gede Wahyu.

Nantinya, dalam satu piring menu tersebut akan berisikan bebek krispi dengan rempah-rempah di atasnya. Lalu nasi putih dan tiga jenis sambal.

Diantaranya sambal honk, yakni sambal khas dari Wedja Restaurant, lalu ada sambal matah, dan sambal goreng.

"Ciri khas menu ini adalah perpaduan antara rempah-rempah dan tiga sambal. Menu ini juga menu baru tapi rata-rata untuk satu hari itu ada 10 porsi pemesanan dan kalau ramai kurang lebih 30 porsi," jelas Chef Gede Wahyu.

Selain menu tersebut, kata Chef Wahyu, ada juga menu best seller lainnya, yakni Bebek Timbungan Bambu Wedja. Menu ini juga tak kalah unik karena dari proses pemasakannya juga membutuhkan durasi waktu yang cukup lama.

"Bebek ini dimasak pakai base genep (bumbu lengkap khas Bali), lalu direbus tiga jam dan dibakar selama satu hari. Dan bebeknya ada didalam bambu," tutur Chef Wahyu.

Nantinya, ketika matang, bebek tersebut akan dikeluarkan dari bambu dan disajikan di atas piring yang telah berisikan nasi putih, dan tiga jenis sambal.

Sensasi daging bebek pada menu ini pun terbilang lembut dan kaya akan rasa bumbu yang cukup kuat.

Rasa daging bebek tersebut kian lengkap ketika ditambah dengan pilihan sambal yang ada, sehingga rasanya pun beragam.

Sementara itu, pemilik Wedja Restaurant, Ketut Suwiradana (50) menuturkan, resep dari beragam menu yang ditawarkan merupakan resep gabungan antara resep keluarga dan campuran resep lainnya.

"Kalau di sini baik tamu lokal maupun mancanegara favoritnya itu menu bebek makanya bebek jadi ikonnya Wedja. Banyak tamu mancanegara ketika mereka pertama kali coba menu bebek di sini, mereka surprise karena bebeknya lembut dan suka juga dengan bumbunya," tambahnya.

Adapun kisaran harga makanan dan minuman di Wedja Restaurant, yakni mulai dari Rp 15 ribuan.

Di tempat ini, nantinya wisatawan akan merasakan sensasi one stop destinasion karena tak hanya ada restoran saja, tapi ada juga kolam renang. Serta dalam waktu dekat ini juga akan ada fasilitas spa dan outbound.



Simak Video "Rekomendasi Bebek Rempah di Ubud yang Jadi Langganan Artis dan Pejabat"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)