Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus, menegaskan keterbukaan informasi sangat krusial untuk mencegah kepanikan global, serta memastikan penanganan risiko kesehatan masyarakat secara akurat.
Laporan awal media lokal People of Baikal menyebutkan korban bernama Darya Shipilova (28). Ia diduga tertular pes paru-paru saat bekerja di fasilitas penelitian anti-pes setempat.
Bahkan, hampir 200 orang yang pernah kontak langsung dikabarkan sempat menjalani karantina mandiri
Embed Video