Bali United mengawali kompetisi Super League 2026/2027 dengan sempurna. Dua pertandingan, dua kemenangan, dan enam poin berhasil dikantongi Serdadu Tridatu. Di laga terakhir, Serdadu Tridatu menang 4-1 atas Isenmulang FC di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (12/9/2026).
Pelatih Bali United Johnny Jansen usai laga menyebut kemenangan tersebut sebagai hasil luar biasa. Namun, di balik pesta gol itu, pelatih asal Belanda tersebut masih menyimpan satu penyesalan yakni Bali United gagal menjaga gawang tetap bersih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemenangan yang luar biasa buat kami. Sebenarnya kami memulai laga dengan tidak cukup bagus. Lawan justru lebih banyak menguasai pertandingan dan beberapa kali mengancam kami," ujar Johnny Jansen.
Bali United bahkan dinilai masih bisa mencetak lebih banyak gol. Johnny menilai sejumlah peluang yang didapat seharusnya dapat dikonversi menjadi gol tambahan.
"Kami harusnya bisa cetak lebih dari empat gol," tegasnya.
Yang paling disayangkan Johnny adalah gol balasan lawan di penghujung pertandingan. Menurutnya, gol tersebut seharusnya bisa dihindari sehingga Bali United menutup laga dengan clean sheet.
"Saya sayangkan gol terakhir harusnya tidak terjadi. Pelanggaran itu tidak perlu dilakukan," sesalnya.
Meski demikian, Johnny tetap puas dengan start Bali United musim ini. Kemenangan beruntun pada dua laga awal menjadi modal penting bagi Serdadu Tridatu untuk melanjutkan persaingan di papan atas.
Catatan ini sekaligus mengakhiri penantian Bali United untuk kembali meraih dua kemenangan beruntun di awal kompetisi. Terakhir kali Serdadu Tridatu membukukan kemenangan dalam dua laga beruntun terjadi pada musim 2024/2025. Saat itu, Bali United sukses menaklukkan Persik Kediri dan kemudian Semen Padang.
Kini, dua kemenangan pada awal Super League 2026/2027 kembali membuka asa Bali United. Johnny Jansen pun memiliki modal enam poin untuk membawa timnya melanjutkan tren positif. Dengan tambahan 3 poin dan kemenangan telak, posisi Bali United berada di puncak klasemen dengan poin 6.