detikBali

Kecaman ke AS Usai Tolak Wasit Piala Dunia Asal Somalia

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kecaman ke AS Usai Tolak Wasit Piala Dunia Asal Somalia


Bayu Baskoro - detikBali

SANTIAGO, CHILE - OCTOBER 18: Referee Omar Artan gestures during the FIFA U-20 World Cup Chile 2025 third place match between Colombia and France at Estadio Nacional Julio Martínez Prádanos on October 18, 2025 in Santiago, Chile. (Photo by Hector Vivas - FIFA/FIFA via Getty Images)
Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia, Omar Artan. (Foto: FIFA via Getty Images/Hector Vivas - FIFA)
Denpasar -

Amerika Serikat (AS) dikecam lantaran menolak kedatangan wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia, Omar Artan. Penolakan tersebut dinilai merusak semangat keadilan dan fair play.

Dilansir dari detikSport, Omar Artan merupakan satu dari 52 wasit yang terpilih untuk bertugas dalam ajang Piala Dunia 2026. Pria berusia 34 tahun itu tiba di AS, salah satu negara tuan rumah Piala Dunia 2026, menggunakan pesawat setelah terbang dari Turki pada Senin (8/6).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, kedatangan Artan Bandara Internasional Miami justru mendapat penolakan. Dia tak diizinkan masuk ke AS meski telah mengantongi visa yang sah, serta jaminan diplomatik dari Kedutaan Besar Somalia di Kenya.

Belum diketahui secara pasti alasan penolakan Artan masuk ke AS. Sementara itu, otoritas AS justru mendeportasinya kembali ke Turki. Hal itu membuat Artan terancam gagal bertugas di Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, penolakan Artan oleh AS disinyalir karena statusnya sebagai warga negara Somalia. Diketahui, negara tersebut masuk daftar larangan perjalanan yang diberlakukan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

Penasihat senior Kementerian Pemuda dan Olahraga Somalia Ciise Aden Abshir buka suara terkait kasus yang menimpa Artan. Dia pun mengecam penolakan terhadap sang juru adil di AS.

"Omar Artan adalah salah satu wasit paling dihormati di Afrika dan pantas mendapatkan dukungan dari seluruh komunitas sepakbola," kata Ciise Aden Abshir, seperti diberitakan France 24.

Omar Artan sendiri sudah memegang lisensi wasit FIFA sejak 2018. Ia menjadi juru adil asal Somalia pertama yang bertugas di Piala Dunia dan pernah dinobatkan sebagai wasit pria terbaik oleh Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF) pada 2025.

"Menolaknya masuk ke Amerika Serikat dan mencegahnya memimpin pertandingan yang dijadwalkan tidak hanya merugikannya secara pribadi, tetapi juga merusak komitmen sepakbola terhadap keadilan, prestasi, dan semangat fair play," pungkas Ciise.

Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!




(iws/iws)











Hide Ads
LIVE