detikBali

Kata Trump Jelang Piala Dunia 2026: Biarkan Iran Bermain

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kata Trump Jelang Piala Dunia 2026: Biarkan Iran Bermain


Yanu Arifin - detikBali

WASHINGTON, DC - APRIL 30: U.S. President Donald Trump speaks during an executive order signing in the Oval Office of the White House on April 30, 2026 in Washington, DC. President Trump signed multiple executive orders including one to expand retirement account access for workers. (Photo by Andrew Harnik/Getty Images)
Presiden AS Donald Trump. (Foto: Andrew Harnik/Getty Images)
Denpasar -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali berkomentar mengenai keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026. Trump mengizinkan Team Melli berpartisipasi.

Laga-laga Piala Dunia 2026 akan digelar Juni mendatang. Diketahui, AS bersama Meksiko dan Kanada menjadi tuan rumah ajang sepakbola paling bergengsi itu.

"Tahukah Anda? Biarkan saja mereka (Iran) bermain," kata Trump, menanggapi pertanyaan seorang wartawan di Ruang Oval, dikutip dari detikSport, Jumat (11/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan itu, Trump juga menyinggung Presiden FIFA Gianni Infantino. Trump pun mempersilakan FIFA untuk memainkan Iran dalam Piala Dunia 2026.

"Gianni (Infantino) luar biasa. Dia teman saya, dan dia sudah membicarakan hal ini. Saya bilang, 'Lakukan saja apa pun yang kamu mau. Kamu boleh membiarkan mereka ikut, atau kamu tidak perlu menyertakannya. Mungkin mereka punya tim yang bagus," kata Trump.

ADVERTISEMENT

Infantino sendiri juga sempat menegaskan posisi Iran di Piala Dunia 2026. Ia memastikan Iran tetap ikut berlaga di ajang sepakbola dunia itu.

"Tentu saja, Iran akan bertanding di Amerika Serikat. Alasannya sederhana, karena kita harus bersatu. Kita harus mendekatkan orang-orang," kata Infantino, mengutip BBC

Komentar ini mencuat di tengah munculnya desakan mencoret Iran dari Piala Dunia 2026. Utusan Donald Trump, Paolo Zampolli, sebelumnya juga sempat mendesak FIFA agar menukar Iran dengan Italia.

Keikusertaan Iran di Piala Dunia 2026 menjadi sorotan beberapa pekan sebelum kejuaraan digelar. Sebab, Iran tengah berperang dengan AS, tuan rumah ajang tersebut.

FIFA berkali-kali menegaskan Mehdi Taremi dkk akan tetap bermain di Piala Dunia 2026. Meski begitu, tensi politik membuat keikutsertaannya terus dipertanyakan.

Baru-baru ini, pejabat Iran ditolak masuk ke Kanada untuk menghadiri Kongres FIFA di Vancouver. Presiden Federasi Iran, Mehdi Taj, dinilai terafiliasi IRGC, Korps Garda Revolusi Iran, yang dicap sebagai organisasi teroris di Kanada dan AS.

Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, juga menyatakan hal serupa. Ia melarang semua pihak Iran yang terafiliasi IRGC datang ke Piala Dunia 2026.

Artikel ini telah tayang di detikSport. Baca selengkapnya di sini!




(iws/iws)











Hide Ads