detikBali

Arsenal Menang Dramatis di Markas Sporting, Havertz Jadi Pahlawan

Terpopuler Koleksi Pilihan

Arsenal Menang Dramatis di Markas Sporting, Havertz Jadi Pahlawan


Rifqi Ardita Widianto - detikBali

LISBON, PORTUGAL - APRIL 07: David Raya of Arsenal celebrates a goal during the UEFA Champions League 2025/26 Quarter-Final First Leg match between Sporting Clube de Portugal and Arsenal FC at Estadio Jose Alvalade on April 07, 2026 in Lisbon, Portugal. (Photo by Alex Juarez/Anadolu via Getty Images)
Sporting vs Arsenal. (Foto: Alex Juarez/Anadolu via Getty Images)
Denpasar -

Arsenal mencuri kemenangan di detik terakhir saat bertandang ke markas Sporting CP. Gol Kai Havertz pada menit ke-91 memastikan The Gunners menang tipis 1-0 dalam laga yang berlangsung ketat sejak awal.

Pertandingan leg pertama perempatfinal Liga Champions UEFA antara Sporting vs Arsenal digelar di Estadio Jose Alvalade, Rabu (8/4/2026) dini hari WIB. Kedua tim tampil disiplin dan saling menekan.

Pada babak pertama, peluang demi peluang tercipta dari kedua kubu, termasuk dua kesempatan yang sama-sama membentur mistar. Arsenal mulai lebih dominan selepas jeda, namun tuan rumah tetap berbahaya di momen-momen akhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gol penentu akhirnya hadir di masa injury time. Havertz memanfaatkan umpan terobosan Gabriel Martinelli untuk menjebol gawang Sporting.

Keunggulan itu mampu dipertahankan Arsenal hingga peluit akhir, menjadi modal penting jelang leg kedua di London.

ADVERTISEMENT

Jalannya Pertandingan

Sporting CP langsung mengancam pada menit keenam. Maximiliano Araujo lolos menerima umpan Ousmane Diomande dan melepaskan sepakan keras yang membentur mistar.

Arsenal merespons lewat peluang dari sepak pojok Noni Madueke pada menit ke-14. Bola liar disambar Martin Odegaard, tetapi masih melebar.

Tempo pertandingan meningkat dan cenderung alot. Arsenal menekan tinggi untuk memutus alur serangan tuan rumah sejak awal.

Peluang kembali didapat Arsenal pada menit ke-43. Odegaard menusuk dari tengah dan melepaskan tembakan yang masih bisa diamankan Rui Silva. Skor tetap 0-0 hingga turun minum.

Selepas jeda, Arsenal meningkatkan intensitas. Leandro Trossard sempat mengancam lewat sepakan dari sisi kiri, namun belum menemui sasaran.

Arsenal sempat mencetak gol pada menit ke-64 lewat tendangan jarak jauh Martin Zubimendi. Namun, VAR menganulirnya karena Viktor Gyokeres berada dalam posisi offside dalam proses gol.

Sporting memperoleh peluang emas pada menit ke-83. Luis Suarez menanduk umpan silang Geny Catamo, tetapi berhasil ditepis David Raya.

Empat menit kemudian, Suarez kembali mendapat kesempatan. Bola muntah hasil tepisan Raya coba disambar, namun kembali digagalkan kiper Arsenal tersebut.

GOL! Arsenal memecah kebuntuan pada menit ke-91. Martinelli mengirim umpan terobosan yang disambut Havertz, yang dengan tenang menaklukkan kiper.

Gol itu memastikan kemenangan Arsenal. Laga berakhir tak lama berselang.

Susunan Pemain

Sporting: Rui Silva, Fresneda, Diomande, Inacio, Araujo, Simoes (Braganca 64'), Morita, Catamo, Trincao, Goncalves (Nel 79'), Suarez

Arsenal: Raya, White, Saliba, Gabriel, Calafiori, Odegaard (Havertz 70'), Zubimendi, Rice, Madueke (Dowman 76'), Gyokeres, Trossard (Martinelli 76')

Havertz Jadi Pembeda, Raya Tembok Terakhir

Kemenangan Arsenal tak hanya ditentukan oleh gol dramatis Havertz, tetapi juga performa David Raya di bawah mistar.

Arsenal menang 1-0 lewat gol menit ke-91, sekaligus membuktikan keputusan Mikel Arteta memasukkan Havertz di babak kedua berjalan tepat.

Havertz masuk menggantikan Odegaard pada menit ke-70 dan langsung memberi dampak melalui pergerakannya di lini belakang Sporting.

"Mencetak gol mepet akhir itu selalu menyenangkan, terutama di depan para suporter dan kami terima hasil ini. Masih banyak tugas yang harus dilakukan pekan depan, tapi kami menerima hasil ini pastinya," ungkap Havertz kepada Amazon Prime.

Ia juga memuji kontribusi Raya yang menjaga gawang tetap aman meski ditekan lawan.

Sporting mencatatkan lima tembakan tepat sasaran dan seluruhnya berhasil digagalkan oleh Raya, termasuk tiga peluang beruntun jelang gol Arsenal.

"Luar biasa. Saya rasa dia masih diremehkan di dunia sepakbola tapi bagi saya, dalam dua musim terakhir, dia kiper terbaik di dunia. Dia luar biasa, dia menyelamatkan kami begitu sering dan kami sangat senang punya dia," kata Havertz.




(dpw/dpw)











Hide Ads