detikBali

Pasien Tembus Ribuan per Hari, RSUD Moh Ruslan Bangun Poliklinik Baru Rp 1,48 M

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pasien Tembus Ribuan per Hari, RSUD Moh Ruslan Bangun Poliklinik Baru Rp 1,48 M


Nathea Citra - detikBali

Suasana pembangunan poliklinik di RSUD Moh Ruslan Kota Mataram, Selasa (27/10/2026). Nathea Citra/detikBali
Foto: Suasana pembangunan poliklinik di RSUD Moh Ruslan Kota Mataram, Selasa (27/10/2026). Nathea Citra/detikBali
Mataram -

RSUD Moh Ruslan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), tengah memperluas bangunan poliklinik guna meningkatkan kenyamanan para pasien. Pasalnya dalam sehari, tingkat kunjungan di rumah sakit mencapai 1.000 orang per hari.

Direktur RSUD Moh Ruslan, Eka Nurhayati, mengungkapkan perluasan bangunan ini dilakukan karena daya tampung poliklinik yang ada saat ini sudah tak ideal dalam melayani peningkatan jumlah pasien setiap harinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Satu hari pasien poli itu berkisar antara 800 sampai maksimal 1.100 orang. Pasien paling banyak menumpuk di poli penyakit dalam, jantung, dan saraf. Setiap poli itu bisa menampung sampai 200 pasien per hari," kata Eka, saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2026).

Kondisi itu pun membuat ruang tunggu di RSUD Moh Ruslan Kota Mataram membludak, khususnya pada hari-hari sibuk, seperti Senin. Tak hanya jumlah pasien, banyaknya pengantar pasien yang datang juga menambah kepadatan di ruang tunggu.

ADVERTISEMENT

"Bahkan ada pasien yang sampai harus duduk di bawah. Kursi, kami memang kekurangan karena hitungannya hanya jumlah pasien. Sementara pengantar satu atau dua orang itu tidak terhitung. Jadi alasannya ya untuk mengurai penumpukan dan memberikan kenyamanan buat pasien," tuturnya.

Di sisi lain, Eka menargetkan pengerjaan fisik bangunan dapat rampung sepenuhnya pada Desember mendatang.

"Pekerjaan ini harus selesai Desember," tandasnya.

Sebagai informasi, pembangunan poliklinik baru di RSUD Moh Ruslan menggunakan sumber dana APBD senilai Rp 1,48 miliar. Pelaksana pembangunan poliklinik ini dilakukan oleh CV Cipta 2D, sementara CV Bangun Persada Consultant sebagai pengawas. Masa kontrak pembangunan poliklinik ini berkisar 66 hari.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads