Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mataram tengah memburu dua koordinator yang diduga mengendalikan bisnis badut jalanan di wilayah Mataram. Pasalnya, jumlah badut yang mangkal di jalan protokol di Mataram kian bertambah.
Satpol PP Mataram mengancam akan menindak tegas dengan menyita kostum badut jalanan itu secara permanen. "Kami mapping dan cari koordinatornya," kata Kasatpol PP Kota Mataram, Irwan Rahadi, saat dikonfirmasi, Senin (12/10/2026).
Irwan mengungkap tiga motif utama yang menyebabkan maraknya badut jalanan di Mataram. Mulai dari faktor ekonomi, sengaja melakukan gangguan keamanan di jalan raya, hingga adanya kelompok yang bergerak secara terkoordinasi.
"Yang diantisipasi itu ada tiga motif badut. Ada yang terkoordinir, murni mencari nafkah, dan sengaja melakukan gangguan keamanan," ujar Irwan.
"Kami suruh Dinsos untuk pembinaan secara administrasi dulu, dengan catatan jangan mengulangi. Kalau besok dia tertangkap lagi dan mengulangi, kami sita permanen (kostumnya)," sambungnya.
Simak Video "Video 2 Anggota DPRD NTB Ditahan Usai Jadi Tersangka Kasus Uang 'Siluman' Pokir"
(iws/iws)