Respons Disdik Mataram soal Kebijakan Siswa Tak Naik Kelas

Nathea Citra - detikBali
Senin, 12 Okt 2026 12:35 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Mataram, Yusuf. (Foto: Nathea Citra/detikBali)
Mataram -

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram, Yusuf, menanggapi wacana penerapan kebijakan tidak naik kelas bagi para siswa. Yusuf mengatakan opsi siswa tidak naik kelas sudah diatur sejak lama. Namun, ia menunggu regulasi terbaru dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdamen).

"Kami tunggu regulasi resminya (dari Kemendikdasmen). Kalau sudah berbentuk keputusan menteri, baru bisa kami ekspor. Ini kan baru wacananya Pak Menteri," kata Yusuf saat diwawancarai, Senin (12/10/2026).

Menurut Yusuf, aturan mengenai siswa tidak naik kelas bukanlah hal baru dalam dunia pendidikan. Selama ini, dia berujar, kebijakan tersebut telah berjalan melalui mekanisme evaluasi dan keputusan dewan guru di masing-masing satuan pendidikan.

"Itu kan keputusannya di rapat dewan guru pada saat kenaikan kelas. Apakah anak ini naik kelas atau tidak. Cuma Pak Menteri penegasan saja, bahwa anak tidak seharusnya naik terus. Jadi semua proses harus dilalui," terang Yusuf.

Di sisi lain, Yusuf menekankan pentingnya proses evaluasi yang ketat di tingkat sekolah. Ia secara khusus menyoroti siswa yang belum memiliki kemampuan dasar membaca dan menulis.

"Masa anak yang tidak bisa baca tulis harus naik (kelas)? Nah ini persoalannya," kata Yusuf.



Simak Video "Video 2 Anggota DPRD NTB Ditahan Usai Jadi Tersangka Kasus Uang 'Siluman' Pokir"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork