Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram akan menggabungkan lima sekolah dasar (SD) yang mengalami kekurangan siswa. Penggabungan atau merger tersebut akan mulai diberlakukan pada tahun ajaran baru 2026/2027 ke sejumlah sekolah di Kota Mataram.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, Yusuf, mengatakan Surat Keputusan (SK) terkait penggabungan lima SD tersebut telah ditandatangani oleh Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"SK-nya sudah keluar dari Pak Wali, sekarang tinggal eksekusi. Pokoknya tahun ajaran baru (Juli) sudah menggunakan sekolah baru," kata Yusuf saat dikonfirmasi, Kamis (25/6/2026).
Yusuf menjabarkan SDN 15 Mataram akan digabung dengan SDN 19 Mataram. Selain itu, SDN 11 Ampenan juga akan dimerger dengan SDN 14 Ampenan. Sementara itu, SDN 36 Ampenan akan digabung ke SDN 20 Ampenan.
Selain penggabungan sekolah, Disdik Kota Mataram juga akan melakukan perubahan nomenklatur seluruh sekolah dasar di wilayah tersebut. Nantinya, seluruh SD negeri di Kota Mataram akan menggunakan penamaan baru dengan format berurutan.
"Nanti (namanya) SD 1 Mataram sampai SD 142 Mataram," jelas Yusuf.
Selain penggabungan sekolah, Disdik akan mendistribusikan tenaga pendidik maupun kepala sekolah ke sekolah-sekolah yang membutuhkan. Langkah ini diambil menyusul adanya laporan kekurangan guru di beberapa wilayah di Kota Mataram.
"Kami distribusikan karena Kota Mataram (masih) kekurangan guru. Begitu juga dengan kepala sekolah. Karena banyak kekurangan kepala sekolah," tandasnya.