detikBali

Iqbal Klaim Tim Medis MotoGP Mandalika 2026 Dapat Super License dari Dorna

Terpopuler Koleksi Pilihan

Iqbal Klaim Tim Medis MotoGP Mandalika 2026 Dapat Super License dari Dorna


Sui Suadnyana, Ahmad Viqi - detikBali

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyapa tim medis MotoGP Mandalika, Kamis (8/11/2026). (Dok. Pemprov NTB)
Foto: Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyapa tim medis MotoGP Mandalika, Kamis (8/11/2026). (Dok. Pemprov NTB)
Lombok Tengah -

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, memastikan kesiapan seluruh personel medis untuk mengawal gelaran MotoGP di Mandalika 2026. Menurutnya, kualitas dan kesiapan tim medis NTB telah mendapat pengakuan resmi dari pemegang hak komersial MotoGP, Dorna Sports.

Iqbal mengungkapkan tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB dinilai memiliki kapabilitas penanganan kegawatdaruratan olahraga bertaraf internasional.

"Tim medis ini adalah tim medis emergency untuk sport yang terbaik, salah satu yang terbaik di dunia. Bahkan, rank-nya lebih tinggi dari sejumlah negara Eropa," ujar Iqbal, Jumat (9/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak cuma itu, menurut Iqbal, Dorna bahkan menganugerahkan lisensi khusus berupa Super License kepada tim medis RSUD Provinsi NTB. Lisensi tingkat tinggi ini mencakup seluruh cakupan sistem pelayanan medis, mulai dari penanganan di area sirkuit hingga rumah sakit rujukan.

ADVERTISEMENT

"Dorna yang memberikan lisensi, yang dia sebut sendiri super license, kepada tim dari RSUD NTB. Jadi, ini sudah license, baik di rumah sakitnya, mulai dari sini sampai di rumah sakit," tegas Iqbal.

Sistem pengamanan medis pada MotoGP Mandalika sendiri menerapkan skema terintegrasi yang melibatkan tiga pilar utama, yaitu tim medis di sirkuit, tim penanganan kedaruratan, dan evakuasi, serta tim medis rujukan di RSUD Provinsi NTB.

Integrasi ini, kata Iqbal, untuk menjamin setiap penanganan korban berjalan cepat dan tepat sejak di lintasan hingga perawatan intensif. Tim medis RSUD Provinsi NTB disiagakan penuh dengan dukungan dua helikopter Basarnas untuk penanganan evakuasi udara untuk kondisi darurat.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, menyatakan Basarnas menyiagakan dua helikopter tipe AS 365 N3+ Dauphin dengan nomor registrasi HR-3601 dan HR-3604 guna memperkuat proses evakuasi udara. Uji coba rute penerbangan dan simulasi pendaratan di helipad RSUD Provinsi NTB maupun Sirkuit Mandalika telah sukses dilaksanakan sejak Rabu (7/10/2026).

"Kami menyiagakan dua unit helikopter beserta crew dan tim medis untuk memastikan respons cepat jika terjadi insiden darurat yang membutuhkan Evakuasi Medis Udara," terang Hariyadi.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads