detikBali

Kapal Mati Mesin Terombang-ambing di Labuan Bajo, Penumpang Lemas

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kapal Mati Mesin Terombang-ambing di Labuan Bajo, Penumpang Lemas


Ambrosius Ardin - detikBali

Tim SAR gabungan evakuasi penumpang kapal mati mesin dan terombang-ambing di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Kamis (24/9/2026). (Foto: Dok. Basarnas Maumere)
Tim SAR gabungan evakuasi penumpang kapal mati mesin dan terombang-ambing di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Kamis (24/9/2026). (Foto: Dok. Basarnas Maumere)
Manggarai Barat -

Tim SAR gabungan mengevakuasi 10 orang dari kapal penumpang lintas pulau yang mati mesin di perairan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sore tadi. Mereka terdiri dari nakhoda dan sembilan penumpang.

Kapal tersebut terombang-ambing di sekitar perairan Pulau Sari'i, Manggarai Barat. Penumpang terombang-ambing sejauh sekitar 7,5 kilometer (km) dari lokasi awal kapal mengalami mati mesin. Mereka dievakuasi dalam kondisi lemas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kesembilan penumpang berhasil dievakuasi menuju Pelabuhan Marina, Labuan Bajo, dan satu orang yakni kapten kapal memilih untuk menetap di kapal untuk melaksanakan perbaikan mesin," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere, Fathur Rahman, Kamis (24/9/2026).

"Kesembilan penumpang dalam kondisi selamat, meskipun mengalami lemas setelah terombang-ambing di perairan," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Fathur mengungkapkan kapal tersebut sebelumnya berlayar pukul 08.00 Wita dari Pelabuhan Rangko menuju Pelabuhan Longos, Manggarai Barat. Kantor Basarnas Maumere menerima informasi kapal tersebut mati mesin sekitar pukul 13.45 Wita.

Pos SAR Manggarai Barat kemudian berkoordinasi dengan Lanal Manggarai Barat, Ditpolair Polda NTT, Satpolairud Polres Manggarai Barat, dan KSOP Manggarai Barat untuk mengevakuasi penumpang kapal. Tim SAR gabungan akhirnya menemukan kapal beserta seluruh penumpang pada pukul 16.15 Wita.

"Tim SAR gabungan berhasil menemukan kapal beserta seluruh POB (personel onboard) pada koordinat 8°22'44.11"S - 120°03'36.21"E dengan Jarak 4.03 NM (nauticam mile) dan radial 15.36° dari lokasi kejadian," jelas Fathur.

Fathur mengatakan rangkaian operasi SAR berakhir pukul 18.00 Wita. Ia memastikan seluruh penumpang telah diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.



(iws/iws)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads