Gedung RSUD Aeramo, Kabupaten Nagekeo, mengalami kerusakan akibat gempa. Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena mendorong agar perbaikan total rumah sakit tersebut segera dilakukan.
Laka Lena meninjau langsung kondisi RSUD Aeramo, hari ini. Peninjauan dilakukan untuk melihat kerusakan fasilitas pascagempa sekaligus memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan.
Dalam kunjungan tersebut, Laka Lena menegaskan kondisi gedung RSUD Aeramo membutuhkan penanganan serius. Menurut dia, gedung rumah sakit harus diganti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gedung ini memang harus diganti. Ini sudah dalam perhatian Menteri Kesehatan. Kita tunggu semua data masuk," ujar Laka Lena dalam siaran pers yang diterima detikBali, Rabu (9/9/2026).
Pascagempa, sejumlah pelayanan RSUD Aeramo terpaksa dilakukan di luar gedung menggunakan tenda dan fasilitas sementara.
Laka Lena mengatakan kondisi tersebut membuat tenaga kesehatan harus bekerja dalam situasi yang tidak mudah. Mereka menghadapi cuaca panas pada siang hari hingga dingin pada malam hari.
"Malam dingin, siang panas. Tetapi tenaga kesehatan tetap memberikan pelayanan. Walaupun mereka sendiri terdampak, pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," terangnya.
Ia memastikan Pemerintah Provinsi NTT akan mendorong perbaikan total RSUD Aeramo agar pelayanan kembali optimal. Seluruh data kerusakan diminta segera dihimpun agar proses penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
"Yang sementara kita tangani agar pelayanan tetap berjalan. Tetapi perbaikan total harus dipercepat. Kita tidak boleh menunggu terlalu lama," tandasnya.
Laka Lena juga meminta agar tenaga kesehatan diperhatikan dalam kondisi pascagempa. Ia menyebut pelayanan rawat inap tetap berlangsung di ruangan yang dinyatakan aman.
"Pelayanan rawat inap 24 jam juga tetap berlangsung di tiga ruang yang masih dinyatakan aman. Saat ini terdapat lima bayi yang sedang menjalani perawatan," tukas dia.
Laka Lena secara khusus meminta Bupati dan Wakil Bupati Nagekeo memberikan perhatian kepada tenaga kesehatan yang rumahnya terdampak gempa.
"Pak Bupati, para nakes kita ini sekalipun mereka juga terdampak, ada yang rumahnya juga rusak berat tapi mereka masih berdiri di garda terdepan," katanya.
"Saya minta agar ini diberi atensi khusus untuk para nakes. Harus didata betul rumah-rumah mereka yang rusak dan harus dibantu," lanjut dia.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Laka Lena didampingi Bupati Nagekeo Simplisius Donatus dan Direktur RSUD Aeramo dr. Chandrawati.
Rombongan melihat operasionalisasi rumah sakit lapangan yang digelar di halaman RSUD serta menyapa pasien dan tenaga kesehatan. Peninjauan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk memastikan layanan dasar kesehatan tetap berjalan dan penanganan fasilitas terdampak gempa dapat segera ditindaklanjuti.