Kerangka Manusia Ditemukan di Hutan Kupang, Ada Cincin di Dekatnya

Yufengki Bria - detikBali
Rabu, 09 Sep 2026 09:52 WIB
Foto: Penampakan tulang belulang manusia yang ditemukan warga di Hutan Batfao, Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, NTT, Selasa (8/9/2026). (Dok. Polres Kupang).
Denpasar -

Warga digegerkan dengan penemuan tengkorak dan tulang manusia di Hutan Batfao, Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (8/9/2026). Di dekat tulang-belulang itu ditemukan sebuah cincin.

"Iya ditemukan oleh seorang warga saat mencari pakan ternak di lokasi," ujar Kasi Humas Polres Kupang Ipda Lalu Randi Hidayat kepada detikBali, Rabu (9/8/2026).

Randi menuturkan penemuan itu bermula saat warga bernama Albinus Passu sedang memotong daun lamtoro di Hutan Batfao sekitar pukul 07.00 Wita. Setelah itu, Albinus mengumpulkan dedaunan tersebut untuk diikat. Saat bersamaan, ia melihat tulang, tengkorak dan sebuah cincin yang berjarak sekitar satu meter dengannya. Penemuan itu sekitar pukul 10.00 Wita.

Albinus lalu memungut cincin tersebut dan langsung kembali ke rumahnya dengan membawa pakan ternak. Selanjutnya, ia memberitahukan kejadian tersebut kepada warga lainnya, Yufri Sortui, dengan menunjukan cincin yang dibawanya.

Setelah dicek, Yufri langsung mengenali cincin tersebut merupakan milik ayah angkatnya bernama Yohanis Bureni. Mereka kemudian menuju ke lokasi untuk mengecak tulang belulang itu.

Sekitar pukul 11.00 Wita, warga dan keluarga mulai mengevakuasi tulang dan tengkorak manusia itu ke rumah Yufri. Keluarga juga memastikan cincin tersebut adalah milik korban yang selama ini dipakai di jari manis.

Kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi untuk proses selanjutnya. Polisi belum memastikan penyebab kematian korban hingga ditemukan sisa tulang belulang di lokasi.

"Masih proses penyelidikan. Saat ini tulang belulang itu sudah dibawa ke rumah keluarganya untuk proses pemakaman," tutur Randi.



Simak Video "Video Kemenkes: 105 Orang Meninggal Akibat Gempa NTT, 185 Ribu Jiwa Mengungsi"

(nor/nor)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork